Bawaslu Lindungi Pelapor Pelanggaran Pilkada

by -

PANGKALPINANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bangka Belitung (Babel), akan memberikan perlindungan hukum kepada pelapor dan saksi pelanggaran Pemilukada serentak pada 9 Desember 2015.
“Perlindungan ini guna meningkatkan peran serta masyarakat mengawasi tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di empat kabupaten,” kata kata Kepala Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Babel, Sugesti, Rabu (25/11).
Ia menjelaskan laporan pelanggaran yang ditemukan masyarakat ini akan dirahasiakan, sebagai bentuk perlindungan pelapor. Jadi masyarakat tidak perlu takut untuk melaporkan pelanggaran dan kecurangan pasangan calon. “Jangan sampai masyarakat merasa takut untuk melaporkan pelanggaran yang ditemukannya,” terangnya.
Menurut dia saat ini kesadaran masyarakat untuk melaporkan atau menjadi saksi sesuatu pelanggaran selama proses tahapan pemilukada masih rendah, karena mereka takut akan ancaman dari pasangan calon. “Selama ini kita cukup sulit menindaklanjuti dan menindak pelaku pelanggaran pemilu, karena masyarakat tidak mau menjadi saksi atas pelanggaran yang terjadi,” jelasnya.
Untuk itu, kata dia, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat, agar mereka mau melapor dan menjadi saksi pelanggaran pemilukada di empat kabupaten yaitu Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Belitung Timur.
“Keikutsertaan masyarakat dalam mengawasi pemilihan kepala daerah ini menjadi modal utama dalam menjalankan sistem demokrasi yang berkualitas, seiring jumlah pengawas pemilu di empat kabupaten yang masih terbatas,” tandasnya.(ant/rb)