Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas Depan Warung, Polres Belitung Buru Pelaku

by -
Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas Depan Warung, Polres Belitung Buru Pelaku
Kepala Desa Air Merbau menunjukkan lokasi pembuangan bayi terbungkus kresek hitam, Senin (20/7).

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Warga dihebohkan dengan adanya penemuan mayat bayi baru lahir di depan rumah makan, yang berada di kawasan Jalan Kerjan, Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Senin (20/7).

Belum diketahui pasti, siapa orang tua yang tega membuang anak yang tak berdosa tersebut. Hingga saat ini Jajaran Satreskrim Polres Belitung, masih melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku.

Pertama kali bayi malang ini ditemukan oleh pemilik warung. Setelah itu, dia melaporkan ke RT setempat hingga akhirnya menginfokan ke Polres Belitung dan membawanya ke RSUD dr H Marsidi Judono untuk dilakukan visum.

“Pagi itu pemilik warung sedang bersih-bersih. Lalu melihat ada kresek hitam. Pas dilihat ternyata ada bayi. Akhirnya pemilik memberi tahukan ke saya,” Kata Yusnawati, yang merupakan Ibu RT di Kawasan Air Merbau.

Sementara itu, dokter RSUD dr H Marsidi Judono dr Anik mengatakan, dirinya sudah melakukan visum luar terhadap bayi malang ini. Berdasarkan hasil pemeriksaannya bayi tersebut meninggal setelah dilahirkan ibunya.

“Sebab kita bisa lihat dari segi warna. Bayi ini berkulit putih kemerahan. Sedangkan kalau sudah lahir lama agak kebiruan. Bayi ini memiliki berat sekitar 1500 gram. Dan masih lengkap ada ari-arinya,” kata wanita berjilbab ini.

Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Chandra Satria Pradana Sik mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi ini. Seperti memeriksa saksi-saksi dan mencari barang bukti.

“Kita masih lihat dari CCTV yang berada di lokasi. Kendalanya, tidak ada yang mengarah ke lokasi dimana bayi itu ditemukan,” kata AKP Chandra kepada Belitong Ekspres.

Mantan Kapolsek Badau ini masih enggan membeberkan faktor utama orang tua, membuang bayi di tempat tersebut. “Kemungkinan bayi itu lahir tidak dikehendaki oleh pelaku,” pungkasnya. (kin)