Bayi Berkepala Dua Meninggal Dunia

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

*Setelah Tiga Hari Bertahan Hidup

MUNTOK – Setelah berjuang hidup selama tiga hari. Bayi berkepala dua yang lahir di Muntok, Bangka Barat (Babar), menghembuskan nafas terakhirnya, Sabtu malam (14/2), pukul 23.00 WIB. Kabag Tata Usaha RSUD Sejiran Setason Babar Yudi Widyansah membenarkan informasi tersebut.
“Bayi yang dilahirkan pasien atas nama Lisa (18) dengan kondisi kepala dua, kaki, dua tangan, dan dua tulang belakang, telah meninggal pada Sabtu malam (14/2) tepatnya pukul 23.00 WIB,” kata Yudi Widyansyah, Minggu (15/2).
Ditambahkannya, kasus seperti baru kali pertama ditangani RSUD Babar. Meski demikian, pihaknya kata dia sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Babar. “Biasanya kebanyakan sang bayi bisa tumbuh besar dan sehat cuma kondisinya tidak senormal yang lainnya. Tetapi itu butuh penanganan yang khusus tentu tidak sembarangan,” ujar dia. Saat ini jelasnya, bayi tersebut sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dikebumikan di Kecamatan Jebus.
Sementara, dokter yang menangani bayi tersebut Rudi Faizul Badri menjelaskan, meski lahir dalam keadaan tidak normal namun kondisinya sehat saat dilahirkan. Ia mengatakan, salah satu penyebab terjadinya hal demikian paling dominan disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan. “Dan tadi pun kita juga menanyakan kepada pihak keluarga pasien bahwa ada yang keturunan kembar,” jelasnya.
Faktor selanjutnya tambah dia, bisa saja dipengaruhi dari obat-obat penyubur yang dapat mengganggu tumbuh kembang janin. Lebih lanjut dikatakannya, asupan gizi selama hamil tidak kalah penting bagi seorang ibu yang sedang berada pada usia kehamilan, terutama enam bulan kebawah. Sebab pada usia seperti itu sedang berada pada tingkat pertumbuhan sel emberio. “Untuk asupan gizi yang cukup dan berimbang sangat dibutuhkan pada seorang ibu hamil,” kata dia.(cr63)

Baca Juga:  KPU Kota Optimis Capai Partisipasi 80 Persen

Rate this article!
Tags:
author

Author: