BE Seperti Bayi Ajaib

by -

*Fendi: BE Miliki Karakter Berani, Lugas dan Terbuka

foto-A--foto-bareng-hut-be-ke-4-2016---Copy
Seluruh awak media Belitong Ekspres saat foto bersama di depan Gedung BE.

TANJUNGPANDAN-Tokoh masyarakat Belitung, Isyak Meirobie menegaskan, Belitong Ekspres ibarat “Bayi Ajaib”, meski usianya muda, bahkan bisa disebut bayi,  tapi bisa memposisikan diri seperti media yang sudah mapan belasan tahun. Pembacanya terus meningkat dan diminati masyarakat sehiangga banyak pembaca yang mencari koran ini.

“Selamat. Semoga sesuai namanya berita-berita BE makin ekspres (cepat,Red) dan inovatif. Kemudian makin memberikan pencerahan kepada masyarakat. Beritanya tetap kritis, proporsional  dan profesional. BE rating-nya (pembacanya,Red)  terus naik, dan media online-nya terus dikembangkan,’’ ujar Isyak saat berkunjung ke kantor Belitong Ekspres yang 1 Juni 2016, kemarin tepat berusia 4 Tahun.

Di hadapan seluruh awak Belitong Ekspres, Isyak yang juga punya hobi menulis ini menyatakan, kehadiran media termasuk Belitong Ekspres ini harus mampu menjadi kontrol dari aparatur pemerintahan dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, diharapkan media mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

“Silakan BE terus mengungkap persoalan-persoalan di masyarakat, jika memang itu demi kebaikan dan tujuan kesejahteraan masyarakat,’’ papar Isyak yang juga Wakil Ketua DPRD Belitung itu di sela-sela acara pemotongan tumpeng 4 th Belitong Ekspres.
Lebih jauh Isyak mengatakan, Belitong Ekspres ibarat menu utama bagi masyarakat dalam hal informasi. “Seperti menu utama, jadi, kalau sehari tidak membaca BE, maka terasa belum makan,’’ ujarnya sembari tersenyum.

Sementara itu, salah satu tokoh Pemuda dan Pengusaha muda Belitung Fendi Haryono yang sempat juga datang ke kantor Belitong Ekspres menyatakan, tidak bisa dipungkiri media yang bernaung di Jawa Pos (JP) Grup ini selalu memberikan inovasi-inovasi cemerlang. “Selain itu, juga merasa berjodoh dengan Belitong Ekspres. Sebab, sebelumnya aku pernah diwawancarai ole Koran Indopos (JP Grup,red) tentang kiprah saya didunia bisnis,” ungkap Fendi.

Dijelaskan Fendi, dia jatuh hati dengan koran yang berhome base di Jalan Jendral Sudirman KM 8 No 789 Perawas ini, berawal saat pulang ke Belitung. Waktu itu ada acara di Wahana Swalayan.

“Saya sempat menjadi kontributor Belitong Ekspres mencari informasi ke sana sini. Di koran ini, saya banyak belajar, seperti bagaimana cara menulis yang benar dan tepat. Sehingga mudah dipahami oleh masyarakat, khususnya warga Belitung. Saya merasa jodoh dengan grup ini,” katanya di hadapan awak BE, kemarin.

Diungkapkan Fendi, koran ini memiliki karakter yang lugas, berani dan membuka hal-hal yang kurang berkenan di Belitung. Apalagi, BE selalu berkomitmen untuk memajukan pariwisata di Belitung. “Saya tak ragu dengan komitmen BE menjadi bagian dari pembangunan sektor pawisata. Peran media sangat penting dalam unsur membangun pariwisata,’’ ungkap lulusan salah satu universitas di Australia ini.

Dirinya berpesan, agar BE terus berkarya dan berani memberikan informasi terbuka kepada masyarakat. “BE saya harap mampu memberikan informasi yang terbuka di lingkungan masyarakat. Untuk pesan lain, tolong media onlinenya dikembangkan. Sehingga berita-berita Belitong Eksres, dapat diakses melalui internet dan memudahkan masyarakat Belitung yang berada di luar pulau ini dapat meng-updetenya,” pungkasnya.

Menanggapi berbagai kesan dan diskusi singkat, Pemimpin Belitong Ekspres Agung CN mengatakan, kehadiran media massa seperti harian Belitong Ekspres, harus dipandang secara benar. “Sudah selayaknya, kini baik pejabat, masyarakat luas dan berbagai elemen masyarakat, harus menempatkan media secara benar,’’ ungkap Agung.

Keberadaan media massa, seperti harian, sangat strategis dalam menjadi salah satu agen pembangunan dan perubahan di masyarakat. “Sebuah ekspose atau publikasi di media massa, jangan hanya dipahami sebagai bentuk ekspose yang berniat ingin tampil dan pamer di hadapan publik. Lebih dari itu, sebuah publikasi di media untuk membangun kebersamaan dan semangat masyarakat guna mendukung program-program pemerintah,’’ ungkap Agung.

Agung meminta, stake holder pembanguan daerah mampu “memanfaatkan” media ini sebaik mungkin. “Beliton Ekspres terus berupaya bagaimana daerah bisa maju ekonominya dan cerdas serta pandai masyarakatnya. Salah satu upaya bagaimana menumbuhkan minat baca masyarakat, karena dengan membaca ilmu akan kuat dan hidup menjadi lebih mudah,’’ papar Agung yang sudah belasan tahun terjun sebagai wartawan ini.(mg1/kin/agu)