Beberapa UPTD Akan Diambil Alih BUMD

by -3 views
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, Ir Hermanto
Kepala Dinas Pariwisata Belitung Ir Hermanto.

Untuk Pengelolaan Lebih Profesional

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Beberapa aset daerah yang dikelola oleh unit pelaksana teknis daerah (UPTD) ke depanya akan diambil alih oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Hal itu di lakukan agar aset tersebut dapat meningkatkan pendapatan bagi daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Belitung Ir Hermanto mengatakan, membenarkan UPTD akan diambil alih atau dikelola oleh BUMD. Mengingat kelembagaan pengelolaan saat ini tidak lagi berbentuk unit pelaksana teknis daerah (UPTD).

Dijelaskannya, hal tersebut juga karena keterbatasan sumberdaya pengelolaan baik SDM, pendanaan, sarana prasarana dan berbagai keterbatasan lainnya. Maka pengelolaan kawasan tanjung pendam tidak dapat dilaksanakan secara maksimal.

Selain itu, keterbatasan kewenangan dinas dari regulasi yang ada, tidak memungkinkan dinas untuk mengelola kawasan dengan pola bisnis/komersil dan peran itu dapat dilakukan oleh pihak ketiga/BUMD.

“Oleh Karena itu, kami sarankan agar pengelolaannya dapat dilakukan secara profesional oleh pihak ketiga, misalnya BUMD,” ujar Hermanto saat dihubungi Belitong Ekspres, Kamis (30/7) lalu.

Sementara itu Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) mengatakan, untuk ke depannya pengelolaan yang dilakukan oleh UPTD tidak ada lagi, karena akan di ambil alih oleh BUMD.

Dijelaskannya, ada empat UPTD yang nantinya akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Seperti UPTD Tanjung Kelayang, Tanjung Pendam, Pemandian Sripinai dan Kolong Keramik.

“Kalau pengelolaan UPTD tidak ada lagi, nanti akan dikelola melalui BUMD. Apakah nanti Holding company atau bekerjasama dengan pihak swasta,” ujar Sanem kepada Belitong Ekspres.

Menurutnya, pengelolaan yang dilakukan oleh UPTD tidak berjalan dengan maksimal, dimana pemasukannya tidak sebanding dengan pengeluarannya. “Kita ingin aset daerah seperti TanjungPendam dan lain-lainnya dikelola dengan profesional. Sekarang kita lagi menghitung aset, berapa nilainya untuk penyertaan modal,” pungkas Sanem.

Sementara itu Ketua DPRD Belitung Taufik Rizani mengatakan, tidak menjadi persoalan kalau UPTD dikelola oleh BUMD. Asal dengan tujuan agar dikelola secara profesional dan dapat meningkatkan pendapatan bagi daerah.

“Kita setuju saja karena di situ (Tanjung pendam,red) bukan komersil. Kalau nanti di kelola oleh BUMD mungkin, akan menjadi profesional. Apalagi beberapa tahun terakhir anggaran mengelola itu cukup besar mungkin untuk penyerahannya nanti di tahun 2020,” katanya. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *