Bejad, Bujangan Ini Tega Cabuli Anak Tetangganya Sendiri

Bujangan Tega cabuli anak tetangganya sendiri

Amo (kanan) saat dijempul polisi pekan lalu.

Korban Masih di Bawah Umur

beltiongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Tak kuasa menahan hasrat bejadnya, bujangan berinisial HP alias Amo (34) tega mencabuli anak di bawah umur tetangganya sendiri. Peristiwa ini dilakukan di kontrakanya Jalan Kemang Manis Tanjungpandan, Minggu (4/8) lalu.

RajaBackLink.com

Pelaku yang merupakan pekerja buruh harian lepas berhasil diamankan Jajaran Satreskrim Polres Belitung, Jumat (9/8) lalu, di kediamannya. Setelah orangtua Bulan (Bukan Nama Sebenarnya) melaporkan pelaku ke Polres Belitung.

Kasatreskrim Polres Belitung AKP Erwan Yudha Perkasa mengatakan, saat ini pelaku telah berada di Mapolres Belitung untuk dilakukan penyidikan. Selain itu, polisi masih mengumpulkan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi-saksi.

Dijelaskan AKP Erwan, terbongkarnya peristiwa ini berawal saat korban Bulan mengeluh kesakitan pada alat vitalnya. Yakni pada saat buang air kecil. Merasa curiga, akhirnya sang orang tua MM (30) terus menanyakan kepada anaknya.

Baca Juga:  Gadis Belia Curi Motor?

Hingga akhirnya, korban mengaku telah dicabuli oleh pelaku di kontrakannya. Mendengar pernyataan anaknya dia langsung tak terima. Hingga akhirnya melaporkan peristiwa yang dialami Bulan ke polisi.

“Setelah itu kita lakukan pemeriksaan terhadap korban. Yakni melalui Visum Et Repertum. Dari hasil visum itu dinyatakan adanya indikasi yang disangkakan,” kata AKP Erwan, Minggu (11/8) kemarin.

Setelah bukti-bukti lengkap, akhirnya Polres Belitung langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Dan Jajaran Buser akhirnya membekuk pelaku pada saat Amo berada di kontrakannya.

Saat dilakukan introgasi, dia mengakui perbuatannya. Dugaan sementara, pria ini melakukan melakukan perbuatan tersebut lantaran tak kuasa menahan hawa nafsu. Sehingga Amo melakukan perbuatan cabul.

Baca Juga:  Dor! Polisi Tembak Penjahat Kambuhan

Atas perbuatannya pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini dijerat dengan Pasal 82 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Barang bukti yang kita amankan yakni baju korban dan pelaku. Serta hasil visum dari RSUD Marsidi Judono. selain itu juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” jelas pria jebolan AKPOL 2007.

Setelah kejadian ini, dia menghimbau kepada masyarakat agar mengawasi anak-anaknya. Khususnya yang masih dibawa umur. Sehingga peristiwa kejahatan seksual terhadap anak dapat dicegah.

“Serta jauhkan dari orang asing (baru dikenal). Melihat atau mengetahui adanya hal-hal yang mencurigakan segera lapor. PPA Polres Belitung siap membantu,” pungkasnya. (kin)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply