Bejat, Saat Istri Tidur Pulas Ayah Merayap ke Kamar Anak

by -
Bejat, Saat Istri Tidur Pulas Ayah Merayap ke Kamar Anak
Ilustrasi.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Apakah ini termasuk ‘khilaf yang direncanakan?’ U yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penodaan anak kandung di bawah umur, ternyata sudah 3 kali menggauli Bunga (15) darah dagingnya sendiri.

Khilafkah? Ketika U pertama kali menggauli anak kandungnya itu saat sang istri berada di Palembang, Sumatera Selatan?
“Sedangkan kedua dan ketiga dilakukan di tempat yang sama. Yakni pada saat sang istri sedang tertidur, saat itulah tersangka mendatangi kamar Bunga, dan melakukan hubungan terlarang ini,” ujar AKP Chandra kepada Belitong Ekspres, Selasa (11/8).

Untuk itulah, Polres Belitung resmi menetapkan U (37) pelaku pencabulan anak kandung, sebagai tersangka. Atas perbuatannya, pria ini dijarat Pasal 81 Ayat 2 Undang-undang (UU) Nomor 17 Tahun 2016, Tentang Tap Perppu Nomor 1 Tentang perubahan ke dua atas UU nomor 23 Tahun 2002 Tentang perlindungan anak.

Ancaman hukuman di atas sepuluh tahun penjara. Dalam kasus ini terdapat fakta yang mengejutkan. Di hadapan kepolisian, dia mengaku menyetubuhi sang anak kandung di rumahnya sendiri, yang berada di Kawasan Desa Air Selumar, Kecamatan Sijuk.

Kasatreskrim Polres Belitung AKP Chandra Satria Adi Pradana mengatakan, tersangka melakukan hubungan terlarang dengan anaknya sebanyak tiga kali.

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, polisi masih menunggu hasil tes DNA yang dikirim Satreskrim Polres Belitung ke Laboratorium forensik Mabes Polri yang berada di Sentul, Bogor. Itu dilakukan untuk mengetahui siapa ayah dari janin bayi Bunga yang keguguran.

“Untuk hasil laboratorium forensik, baru bisa diketahui pekan depan. Sebab, untuk mengetahui hasil DNA, ditubutuhkan proses minimal seminggu. Untuk tersangka saat ini sudah kita tahan,” pungkasnya. (kin)