Bekas Komix Kembali Berserakan di Terminal

by -
FASUM: Fasilitas umum seperti Terminal Tanjungpandan ini merupakan bentuk pelayanan negara kepada rakyatnya. Sudah sepantasnya jika kondisinya harus nyaman dan aman.

TANJUNGPANDAN-Puluhan bekas bungkus obat batuk sachet jenis komix kembali berserakan di kawasan Terminal Penumpang Tanjungpandan, Kamis (9/3) kemarin. Melihat hal itu, salah seorang pemilik ruko No 46 dikawasan Terminal Penumpang Tanjungpandan pun meresa geram.

“Peristiwa ini sudah berulang kali ini terjadi, bahkan dalam bulan ini saja. Saya sudah tiga membersihkannya,” kata pria yang enggan disebutkan namanya kepada Belitong Ekspres.

Kata dia, aktifitas minum komix dilakukan pada saat malam hari. Sebab, jika dari mulai pagi sampai sore dirinya tidak melihat orang-orang yang mengkonsumsi obat batuk sachat tersebut.

“Kurang tau saya siapa pelakunya sebab kalau sudah sore toko sudah saya tutup dan saya sudah pulang,”kata pemilik Toko kelontong ini.

Tak hanya itu kata dia, hari ini saja (kemarin-red) ada tiga kotak obat batuk sachet jenis komix yang berwarna kuning dan satu kotak obat batuk komix yang berwana biru.

“Tiga kotak yang berwarna kuning dibuang ke selokan kalau yang satu kotak dibiarkan berserakan,”jelasnya sambil menunjukan sisa-sisa obat batuk sachet tersebut.

Dirinya mengaku, tak habis pikir atas kejadian yang sudah berulang kali terjadi. Bahkan, dia mempertanyakan dari mana mereka membeli obat batuk sachet sebanyak itu.

“Untuk harinya tidak menentu. Biasanya paling banyak pada saat awal bulan atau habis gajian. Dalam sebulan adalah 5 sampai 6 kali saya bersihkan,”ungkapnya.

Dia berharap adanya upaya dari instansi terkait untuk mengatasi persoalan ini. Sebab, hal ini tak boleh dibiarkan karena dapat merusak masa generasi muda.

“Lebih parah lagi yang ada di jalan Kenanga tidak jauh dari sarang walet yang baru. Di situ banyak sekali bungkusan obat batuk sachat sebab saya sering lewat situ. jadi saya khawatir kalau hal ini tidak ditindaklanjuti,” tandas. (rez)