Belitung Expo 2020 Dibuka, Fokuskan Pemulihan Ekonomi

by -
Belitung Expo 2020 Dibuka, Fokuskan Pemulihan Ekonomi
Belitong Expo 2020 dibuka dengan ditandai pemukulan gong oleh Bupati Belitung H. Sahani Saleh.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Pameran Belitung Expo 2020 di Pantai Wisata Tanjungpendam resmi dibuka Minggu (22/11) kemarin. Belitong Expo 2020 dibuka dengan ditandai pemukulan gong oleh Bupati Belitung H. Sahani Saleh.

Pemukulan gong didampingi Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Tenaga Kerja ( KUMPTK) Kabupaten Belitung Adnizar dan unsur forkopimda Belitung.

Bupati Belitung H. Sahani Saleh mengatakan Belitung Expo merupakan agenda rutin yang biasanya digelar bertepatan Hari Jadi Kota Tanjungpandan. Namun, pada tahun 2020 ini pelaksanaan Belitung Expo diundur karena masalah pandemi Covid-19.

“Ini upaya untuk menggerakan dan meningkatkan UMKM kita, melalui Expo ini, dan dari tahun- ke tahun produk-produk juga ada peningkatan misalnya segi packaging, pemasaran penggunaan IT dan lainnya,” kata Sahani Saleh.

Sejauh ini lanjut Bupati, setelah dilaksanakan bazar atau pameran sebelumnya dari 1 Juli 2020 kemarin, tidak ada klaster yang terkena Covid-10 dari kegiatan-kegiatan tersebut. “Makanya kita tidak memberhentikan kegiatan ini, tatapi tetap mengacu protokol kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DKUMPTK) Kabupaten Belitung Adnizar mengatakan kegiatan ini berlangsung selama lima hari dari Minggu (22/11) hingga Kamis ( 26/11) mendatang. Pameran ini dimulai dari pukul 10:00 WIB hingga jam 22:00 WIB.

Peserta terdiri dari beberapa klaster. Yaitu 20 stand swasta, 18 stand UMKM Komunitas Food Street, 4 stand dari Perhotelan, 8 stand dari Barista, 2 Stand Alumni BLK Belitung, 2 stand dari kelurahan, 3 stand dari kecamatan, dan sebanyak 21 stand UMKM yang lahir saat pandemi Covid-19.

“Expo ini biasanya dilakukan pas HJKT bulan Juli, namun tidak memungkinkan. Sehingga kita fokuskan untuk pemulihan ekonomi, UKM ini bisa bergerak, bisa berkreasi tidak terpuruk, dan kita angkat UMKMnya,” sebutnya.

Adnizar menambahkan, selain pemulihan ekonomi pameran ini juga mempromosikan produk UMKM-UMKM terutama UMKM yang baru muncul. “Dalam pelaksanaan tetap mematuhi protokol kesehatan,” tandas Adnizar. (dod/adv)