Belitung Minim Penceramah

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

*MUI Gelar Pelatihan Da’i dan Da’iyah

TANJUNGPANDAN – Semakin tahun jumlah da’i dan da’iyah atau penceramah di Kabupaten Belitung semakin berkurang alias minim. Sementara permasalahan umat semakin bermacam-macam.

Dilatarbelakangi hal itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Belitung melaksanakan kegiatan pelatihan da’i dan da’iyah, di aula Kantor Bappeda Kabupaten Belitung, Sabtu (2/5) kemarin.

Pelatihan ini dikuti sebanyak 50 orang peserta yang terdiri dari pengurus MUI dan Ormas Islam. Pelatihan dengan mendatangkan Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat DR KH Cholil Nafis MA sebagai narasumber.

Baca Juga:  Pasca Kericuhan, 7 Mobil Rusak, 1 Motor Dibakar, Termasuk Baju Dinas dan HP

Usai mengikuti pelatihan ini, diharapkan para da’i dan da’iyah semakin pandai mendakwahkan isi Alqur’an. “Alqur’an tidak akan berjalan sendiri untuk memberikan petunjuk, Alqur’an memerlukan seorang da’i untuk menyampaikannya,” kata Ketua MUI Kabupaten Belitung Anwar DM kepada Belitong Ekspres.

Berdasarkan kunjungan silaturahmi MUI ke 82 masjid dan surau di Belitung, diambil pemahaman bahwa di desa-desa sangat membutuhkan bimbingan ulama.

Baca Juga:  Harga Bahan Pokok Masih Stabil

Ke depan kata dia, MUI bercita-cita satu desa punya satu ustadz. “Membentuk da’i tidak gampang, butuh waktu yang lama, lebih lama membentuk seorang doktor dan insinyur,” ujarnya.

Sementara Wakil Bupati Belitung Erwandi A Rani berharap para da’i dan da’iyah mampu meningkatkan kompetensinya. Sehingga dalam memberikan dakwah kepada umat beragama semkain baik.

“Peran ulama dan da’i sangat besar mewujudkan masyarakat yang agamis,” pungkasnya. (ade)

Rate this article!
Belitung Minim Penceramah,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: