Belitung Throne Trophy Rally 2019 Dapat Restu, Syaratnya…

Belitung TT Rally 2019 Dapat Restu

caption: Suasana rapat pembahasan Belitung TT Rally 2019, di Mapolres Belitung, Rabu (14/8) kemarin.

Panitia Sanggupi Semua Persyaratan

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Unsur Forkominda Kabupaten Belitung merestui event Belitung Throne Trophy (TT) Rally 2019. Itu diungkapkan Bupati Belitung H Sahani Saleh dan Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana, saat rapat di Aula Tri Brata Polres Belitung, Rabu (14/8).

RajaBackLink.com

Meski begitu, Kapolres Belitung memberikan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh panitia Belitung TT Rally 2019. Khususnya soal pengamanan dan juga sosialisasi kepada masyarakat yang terdampak dengan adanya event tersebut.

Dijelaskan AKBP Yudhis Wibisana, dalam pengamanan event ini melibatkan ratusan personil dari TNI, Polri, dan juga Satpol PP maupun instansi terkait. Selain itu panitia diminta menggelar persiapan lain, seperti gladi kotor dan bersih.

Baca Juga:  Belitung Throne Trophi Rally 2019, Tetap Digelar

Tak hanya itu, juga harus memberikan kompensasi kepada masyarakat yang terdampak. Misalnya warga mau berkebun atau kerja, dengan adanya even ini otomatis mereka akan terganggu dan tidak melakukan aktivitas. Oleh karenanya, panitia harus ada komitmen.

“Maka dari itu panitia harus segera sosialisasikan. Semua persyaratan harus dipenuhi. Tidak ada tawar menawar. Jika tidak sanggup, silahkan angkat kaki,” tegas AKBP Yudhis Wibisana kepada Belitong Ekspres.

Dalam rapat pembahasan kemarin, dihadiri Unsur TNI, Satpol PP Kabupaten Belitung, Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung, Sejumlah Kepala Desa (Kades) dari Sijuk, dan Panitia Pelaksana Belitung TT Rally 2019.

Sementara itu, Ketua Panitia Belitung TT 2019 Rully R Ismet menyatakan, sanggup memenuhi apa yang disyaratkan oleh Kapolres Belitung. Bahkan dalam hal ini dia menyebut hanya tinggal pelaksanaan.

Baca Juga:  Usai Terjaring Razia Motor, ABG Ini Nekat Curi Motor Nganggur

Untuk pengamanan, panitia menyiapkan pasir 700 karung ban 400 mobil. Selain itu, juga menyiapkan Marshal (penjaga di area). Serta sekitar sembilan unit ambulan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung.

Pihak juga telah memberikan sosisalisasi dan pemahaman, kepada masyarakat. Misalnya, pada saat pelaksanaan ada hajatan, nantinya akan didiskusikan. Kata Rully, saat ini pesertanya masih sekitar 45 orang.

Kemungkinan akan bertambah. Sebab, dia masih membuka pendaftaran. Namun khusus untuk pembalap lokal. Rully berharap, acara yang pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia ini dapat berjalan lancar. “Dengan adanya event ini akan memajukan pariwisata Belitung. Khususnya di mata dunia,” katanya. (kin)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply