Beltim Bertambah 8 Pasien Positif Covid-19, 4 Diantaranya Warga Kecamatan Gantung

by -
Pimpinan OPD Pemkab Beltim Positif Covid-19 Usai Dinas ke Pangkalpinang
Sekda Beltim, Ikhwan Fahrozi.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Pemkab Beltim), melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Ikhwan Fahrozi kembali menyampaikan penambahan 8 warganya yang terkonfirmasi positif virus Corona atau Covid-19.

8 pasien yang terpapar Covid-19 yaitu Nn. LRA (24), Tn. VVN (30), Tn. A  (54), Ny.N (40), Tn. ATA (51), An. VNF (3) Ny. S (30), dan Tn. DF (32). Informasi 8 pasien positif Covid-19 itu, berdasarkan hasil dari uji swab di Labkesda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) di Pangkalpinang.

Nn. LRA beralamat di Kompleks Astek Tangerang, domisili di Desa Mentawak, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Beitung Timur. Yang bersangkutan merupakan kasus transmisi lokal,” kata Sekda Beltim dalam siaran pers, Kamis (21/1) kemarin.

Kemudian, Tn. VVN dan Tn. A merupakan pasien yang beralamat di Desa Senyubuk Kecamatan Kelapa Kampit. Kedua orang tersebut merupakan karyawan satu satu perusahsan Perkebunan Kelapa Sawit di Kecamatan Kelapa Kampit.

“Dua pasien ini merupakan kontak erat dan hasil tracking dari pasien terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya, yang juga merupakan karyawan dari perusahaan yang sama,” ungkap Ikhwan Fahrozi.

Sedangkan, Ny. N adalah seorang ibu rumah tangga beralamat di Desa Selingsing Kecamatan Gantung, dan merupakan kasus transmisi lokal. Selanjutnya, Tn. ATA serorang wiraswasta beralamat di Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat. Pasien ini berdomisili di Kabupaten Beltim yaitu di Desa Mentawak Kecamatan Kelapa Kampit, merupakan kasus import (import case).

“Ke-5 pasien tersebut sudah menjalani isolasi mandiri sejak tanggal 27 Desember 2020 (terhitung sudah 24 hari) dan tanpa gejala apa pun. Sehingga pada hari ini juga sudah dinyataken sembuh dan sudah bisa beraktfitas seperti biasa,” terang Sekda Beltim.

“Sesual Petunjuk Tekhnis Penanganan Covid-19 Revisi 5 tahun 2020, bahwa kasus konfirmasi tanpa gejala tidak dilakukan pemeriksaan follow up RT-PCR. Dinyatakan selesai isolasi mandiri apabila sudah menjalani isolasi selama 10 hari sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi,” imbuhnya.

Selain itu, Sekda menyampaikan pasien Covid-19 atas nama VNF beralamat di Desa Gantung Kecamatan Gantung, Ny. S seorang ibu rumah tengga beralamat di Desa Gantung Kecamatan Garntung, dan Tn. DF seorang pekerja harian lepas beralamat di Desa Gantung Kecamatan Gantung.

“Ketiganya merupakan kasus transmisi lokal dan masih menjaiani lsolasi mandiri. Dengan bertambahnya 8 orang pasien terkonfirmasi positif ini, maka di Kabupaten Beltim jumlah keseluruhan kasus positif Covid-19 sampai saat ini berjumiah 114 orang,” paparnya.

Sekda Beltim menguraikan dari 114 sebanyak 109 orang sudah dinyatakan sembuh, 2 orang sedang mejalani perawatan di ruang lsolasi RSUD Kabupaten Beltim dan 3 orang masih menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Sampai saat ini sebanyak 228 sample swab sedang menunggu hasil pemeriksaan dari Labkesda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Pangkpinang,” kata pria yang menjabat Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Beltim itu.

Maka dari itu, dia berpesan bagi siapa saja yang pernah kontak dengan pasien positif, diharapkan segera melaporkan diri ke Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Beltim atau pusat layanan kesehatan masyarakat lainnya.

“Keterbukaan dan kejujuran diri sangat penting, sehingga nantinya akan mudah mendeteksi orang-orang yang pernah berinteraksi dengan orang positif Covid-19. Dan satu hal yang terpenting adalah bagaimana perlakuan kita terhadap orang yang terpapar, tentunya kita harus memberikan dukungan moril dan tidak menciptakan stigma negatif terhadap siapa saja yang pemah terkonfirmasi positif Covid-19. Pola pikir yang positif juga akan ikut membangun imunitas tubuh,” tandasnya. (dny)