Beltim Bertekad Raih Piala Adipura

by -

MANGGAR – Kabupaten Belitung Timur (Beltim) bertekad meraih penghargaan piala Adipura tahun 2016. Sebelumnya, Kabupaten Beltim telah menerima sertifikat adipura sebagai langkah awal berkompetisi dengan daerah lain untuk mendapatkan piala adipura.
Kepala Dinas Cipta Karya dan Perumahan Rakyat (DCKPR) Kabupaten Beltim, Mathur Noviarsyah kepada Belitong Ekspres menjelaskan, penilaian adipura akan dimulai dengan pra pemantauan. Selanjutnya dilakukan pemantauan dalam beberapa tahapan dengan titik pantau berbeda.
“Sekarang sudah pra pemantauan. Dalam pra pemantauan, dilakukan persiapan pemantauan adipura guna memastikan kembali persiapan-persiapan,” ujar Mathur di ruang kerjanya, Rabu (16/3) kemarin.
Mathur melanjutkan, persiapan dimaksud adalah melihat dan mengecek lokasi titik pemantauan agar tetap terjaga kebersihannya. Sebab, poin yang diberikan akan bergantung pada titik pantau yang ditetapkan atau masuk dalam poin penilaian.
“Persiapannya memastikan titik pantau seperti lokasi-lokasi yang akan dijadikan pusat pemantauan adipura. Misalnya TPA, jalan tertentu, sekolah-sekolah yang dijadikan contoh,” sebut Mathur.
Ia menambahkan, pra pemantauan akan dimulai pekan ini atau paling lambat awal pekan depan. Selanjutnya, pemantauan akan dilakukan dalam dua tahap sebelum tim penilai turun ke lapangan.
“Pemantauan pertama akan melihat langsung titik pantau dan difoto dulu. Pemantauan kedua berupa evaluasi, dimana kekurangannya agar dapat diperbaiki,” jelasnya.
Untuk saat ini, Kabupaten Beltim akan berupaya memperoleh piala adipura. Jika berhasil, bukan hanya piala yang didapat tetapi mendapatkan anggaran sebagai reward atas keberhasilan tersebut.
“Bukan lagi sertifikat adipura yang kita kejar, Karena sertifikat tersebut sudah Kita dapatkan. Ini pemantauan untuk mendapatkan piala adipuranya. Kabupaten/kota yang menerima piala, anggarannya juga akan dapat reward, kalau tidak salah sampai Rp. 5 miliar,” terang Mathur.
Salah satu titik pantau yang paling memberikan nilai tertinggi adalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Apalagi peraih sertifikat adipura bersaing ketat untuk mendapatkan piala adipura.
“Pengelolaan sampah, itu kan output nya di TPA poinnya cukup besar. Tim menilai apakah kita sudah menerapkan sistem pengelolaan sampah yang di rekomendasikan,” tutupnya. (feb)