Beltim Berupaya Dapatkan Status Kabupaten Sehat 2021

by -
Beltim Berupaya Dapatkan Status Kabupaten Sehat 2021
Kepala Bappelitbangda Beltim Bayu Priyambodo.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Menuju Kabupaten Sehat 2021, Pemerintah Daerah Beltim sedang bergiat melakukan sejumlah upaya percepatan sasaran indikator-indikator penilaian. Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Beltim Bayu Priyambodo mengatakan berbagai upaya sudah dilakukan dalam mendapatkan status tersebut.

Salah satunya adalah mengadakan rapat koordinasi lintas OPD yang juga dihadiri langsung oleh Bupati Beltim. Rapat itu untuk mempersiapkan penilaian Kabupaten Sehat yang dideadline pada akhir April 2021 ini.

“Tujuannya status ini supaya suatu kabupaten menjadi bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk penduduknya, yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan beberapa tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi dan disepakati masyarakat dan pemerintah daerah. Sedangkan di Beltim saat ini baru disiapkan dua tatanan,” jelas Bayu kepada Belitong Ekspres, Selasa (27/4) kemarin.

Dua tatanan tersebut, lanjutnya, adalah pemukiman, sarana, dan prasarana umum serta kehidupan masyarakat, sehat mandiri, ketahanan pangan, dan gizi. Bayu mengatakan di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tinggal dua kabupaten yang belum mendapat status Kabupaten Sehat yaitu Bangka Selatan dan Beltim.

Dia mengatakan Belitung Timur baru ikut pada tahun ini untuk penilaian Kabupaten Sehat meski sudah membentuk Forum Kabupaten Sehat sejak 2019. Menurutnya ada beberapa kendala dalam mewujudkan predikat ini, satu di antaranya adalah penegakan peraturan daerah yang menyangkut kesehatan masyarakat belum tegas dilaksanakan.

“Kawasan tanpa rokok, masyarakat jangan buang sampah sembarangan, penyelenggaraan car free day, dan penyediaan fasilitas ruang khusus untuk ibu menyusui. Sekolah sehat, pasar sehat, lingkungan sehat, sampai ke perkantoran sehat, dan fasilitas umum juga harus sehat. Termasuk seluruh desa harus dapat status ODF dulu baru bisa tercapai predikat Kabupaten Sehat,” tambahnya.

Dia mengakui sosialisasi program untuk mewujudkan ini memang masih kurang serta diikuti dengan kesadaran masyarakat yang rendah. Selain itu, kurangnya koordinasi dan dokumentasi juga menjadi hambatan mereka dalam forum Kabupaten Sehat. Namun, dia ingin setiap stakeholder di Belitung Timur punya komitmen kuat untuk bergerak supaya Kabupaten Sehat ini bisa terwujud.

“Peran leader harus kuat dalam hal ini dan syukurnya Bupati dan Wakil Bupati memasukkan tercapainya Kabupaten Sehat ini ke dalam satu turunan misi yang diprioritaskannya,” katanya. Dia berharap dengan beberapa catatan dan perbaikannya ke depan Beltim mampu mencapai predikat ini karena bisa bermanfaat dan berpengaruh pada porsi Dana Insentif Daerah yang lebih besar. (msi)