Beltim Segera Miliki Hotel 250 Kamar

by -

*Dimulai Do’a Bersama, di Kawasan Wisata Bukit Laskar Pelangi

foto A

Pemotongan tumpeng oleh Direktur utama PT. PBS, Estherina dalam gelar doa bersama untuk pembangunan hotel 250 kamar di Kawasan Wisata Bukit Laskar Pelangi.
MANGGAR – Kabupaten Belitung Timur (Beltim) segera memiliki hotel baru dengan fasilitas 250 kamar yang terletak di Kawasan Wisata Bukit Laskar Pelangi, Desa Lenggang Kecamatan Gantung Beltim.

Untuk memulainya Bupati Beltim, Basuri T. Purnama, Wakil Bupati Beltim Zarkani, forkominda, pihak developer PT. Pelangi Beltim Sejahtera (PT.PBS), SKPD, camat, kades dan tokoh masyarakat dan warga setempat melakukan doa bersama yang berlangsung di kawasan Desa Lenggang, Selasa (10/3).

Direktur utama PT. PBS, Estherina mengatakan pihaknya memulai pembangunannya dari sekarang dan diharapkan dapat menunjang pariwisata Beltim guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Beltim.

“Kita ingin mengembangkan kawasan wisata ini dan akan mulai pembangunannya dari sekarang. Saya yakin keberadaan hotel ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat dan dapat menarik wisatawan sehingga nantinya berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Estherina dalam sambutannya.

Sementara itu, Basuri mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat terutama warga Desa Lenggang yang mendukung dibangunnya hotel termasuk penyelesaian masalah lahan di kawasan tersebut.

“Kita sebenarnya hanya pilihkan tempat, dan tempat itu adalah hak investor. sebelumnya mereka kita arahkan untuk melihat lokasi. Untuk itu, kami mengucapkan berterimakasih kepada seluruh masyarakat warga Desa Lenggang, kades, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama yang sudah sangat mendukung sehingga proses-proses penyelesaian masalah lahan di kawasan bisa diselesaikan dengan cepat,” kata Basuri.

Dimulainya proses pembangunan hotel di kawasan Desa Lenggang, lanjut Basuri merupakan salah satu tantangan untuk lebih mengembangkan Beltim.

“Ini menjadi salah satu tantangan untuk lebih mengembangkan Beltim dan kita bisa membuktikan bahwa Beltim bisa aman bagi investor untuk berinvestasi. Kita akui, jerih payah ini (pembangunan hotel Desa Lenggang) sangat berbeda dengan rencana waktu di Manggar. Di mana lahan, sosialisasi dan semuanya sudah kita lakukan tapi ternyata diganggu akhirnya gak jadi. Inilah yang kita dak habis pikir bagaimana kita bisa membangun daerah kita sendiri dan mengembangkan Beltim,” ungkap Basuri.

Basuri juga mengajak seluruh masyarakat Beltim untuk mendoakan agar seluruh rangkaian kegiatan pekerjaan pembangunan hotel ini dapat selesai dengan baik dan selamat, dengan hasil yang terbaik.

“Kita mohon doanya agar semua proses pembangunannya bisa selesai dan kita akan terus perjuangkan agar hotel tersebut akan ramai dan kawasan ini menjadi berkembang untuk kesejehteraan masyarakat Beltim,” tandas Basuri.

Dalam kesempatan itu juga, Kades Lenggang, Evo Lesmana mengungkapkan dukungan serta apresiasi dimulainya proses pembangunan hotel baru tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung dimulainya proses pembangunan hotel di kawasan desa wisata laskar pelangi ini, kami harapkan dukungan masyarakat agar pembangunannya cepat selesai sehingga dapat menunjang pariwisata di kabupaten Beltim,” ucap Eko.

Dalam acara doa bersama tersebut dilakukan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Bupati Beltim didampingi Wakil Bupati dan pihak developer serta undangan yang hadir. (feb)