Beltim Segera Miliki Kampus

by -

MANGGAR – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Belitung Timur (Beltim) berencana membuka perguruan tinggi bekerja sama dengan Universitas Bangka Belitung (UBB) dan Politeknik Manufaktur pada tahun 2015 ini. Sebelumnya Pemkab juga sudah menyatakan kesiapannya untuk memiliki hotel besar dengan kapasitas 250 kamar.

Dalam audensi Bupati Beltim, Basuri T. Purnama dengan Rektor UBB Bustami dan pihak Polman, Basuri mengatakan, Pemkab Beltim akan membuka Perguruan Tinggi yang akan menunjang peningkatan pendidikan. Rencana tersebut akan dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Pemkab Beltim dengan pihak kampus.

“Tahun 2015 ini dengan dukungan UBB dan Polman, kita ingin tahun ini bisa terima mahasiswa baru. Ini sangat penting agar anak-anak bisa menempuh pendidikan lebih tinggi. Nantinya akan ada beberapa program studi yang akan dibuka, antara lain pariwisata, kelautan perikanan,” ujar Basuri, Rabu (11/3).

Untuk tempat perkuliahan, ungkap Bupati, pihaknya menyiapkan tempatnya di eks kantor Bupati lama Manggar sebagai fasilitas awal, selama menunggu proses pembangunan kampus  permanen.

“Kita menyiapkan tempat kuliah untuk sementara waktu di eks kantor Bupati lama, yang penting jalan dulu. Kami sudah siapkan lahan puluhan hektar untuk pembangunan kampus ini. Mohon doa nya,” kata Basuri.

Sementara itu, Bustami selaku rektor UBB mengatakan pihaknya menyambut baik dibukanya kampus di Beltim karena akan lebih meningkatkan pendidikan bagi generasi muda terutama di Babel.

“Kami menyambut baik dibukanya kampus di Beltim pada tahun ini. Hal ini suatu kemajuan yang sangat baik dalam dunia pendidikan terutama bagi generasi kita di Babel. Gagasan ini bisa kita realisasikan dengan cepat dan juga diharapkan dukungannya bagi seluruh masyarakat,” tandas Bustami.

Walaupun Beltim belum memiliki gedung perkuliahan, Bustami mengatakan bahwa tempat perkuliahan bisa menggunakan tempat sementara.
“Meskipun  Beltim belum memiliki tempat perkuliahan, yang penting ada ruangan dulu dan bisa jalan, saya yakin  ini bisa terwujud,” ujarnya sembari menambahkan program studi jenjang diploma I (DI), D II, dan D III akan menjadi pilihan bagi mahasiswa yang berminat. (feb)