Beltim Terima Penghargaan dari Kemenkum HAM RI

by -

MANGGAR – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI, Yassona H. Laoly menyerahkan Piagam Penghargaan Kabupaten Peduli HAM, kepada Pejabat (Pj.) Bupati Beltiung Timur (Beltim), H Hardi pada acara peringatan Hari Ham se-Dunia ke 67 di Graha Penganyoman Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum – HAM) RI, Jakarta Selatan, Jum’at (11/12) pekan lalu.

Penghargaan ini diberikan karena Kemenkum – HAM menilai Pemkab Beltim memiliki komitmen tinggi dalam pemenuhan HAM dan sudah berhasil meningkatkan pemenuhan Hak Asasi warganya. Ini merupakan penghargaan kedua yang diterima Pemkab Beltim.

Diketahui sebelumnya, pada tahun 2014 lalu Pemkab Beltim juga pernah menerima penghargaan yang sama. Dan tahun 2015 ini, Pemkab Beltim kembali menerima penghargaan bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pemkab Belitung, Bangka Barat, Bangka Tengah, dan Pemkot Pangkalpinang.

Dalam sambutannya, Menteri Laoly mengatakan, tahun ini terdapat peningkatan yang signifikan terhadap jumlah daerah yang diberikan penghargaan. Jika ditahun 2014 lalu Kemenkum-HAM hanya memberikan penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM kepada 56 Kab/Kota, tahun ini jajarannya menganugerahkan penghargaan kepada 132 Kab/Kota di seluruh Indonesia

“Ini artinya ada kemajuan yang berarti terhadap kepedulian pemerintah atas HAM. Jumlah penghargaan yang diberikan menjadi tolak ukur sejauh mana HAM menjadi Pondasi bagi bangsa,” Laoly.

Meski begitu, mantan anggota Komisi II DPR RI mengatakan, Bangsa Indonesia mempunyai banyak pekerjaan rumah terkait HAM yang harus diselesaikan, khususnya kasus-kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu. Ia pun menekankan pemerintah daerah harus memenuhi HAM warganya.

“Dan, masih banyak masyarakat miskin yang belum menerima hak sosial dan ekonominya. Pemerintah Daerah sudah sewajarnya memiliki tanggung jawab yang lebih, karena posisinya lebih dekat dibanding pemerintah pusat,” ujarnya. (feb)