Belum Semua PNS Laporkan Harta Kekayaan

by -

PANGKALPINANG – Wakil Walikota Pangkalpinang M.Sopian menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang siap menjalankan instruksi Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokasi (Kemenpan-RB) soal Surat Edaran (SE) Nomor 1 tahun 2015 yang mewajibkan Seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN).
Tapi laporan LHKASN tersebut hingga saat ini Pemkot baru menerima laporan harta kekayaan dari pejabat saja seperti Eselon II dan Eselon III. Sedangkan para tingkat staf dan lainnya belum melakukan penyampaian LHKASN tersebut.
“Kami jelas akan menjalankankan instruksi itu. Tetapi untuk saat ini hanya pejabat Eselon II dan III, sedangkan yang lain belum,” kata M. Sopian kepada Wartawan, Selasa (17/3) kemarin.
Lanjut Sopian, belum terlaksanakannya penyampaian LHKASN hingga ke tingkat staf, dikarenakan Pemkot Pangkalpinang belum menerima blanko laporan untuk para PNS tersebut dari pusat. “Untuk tingkat staf sampai sekarang kita belum menerima blanko dari Pusat makanya belum kita jalankan. Yang jelas, untuk tingkatan Kepala SKPD sudah dilakukan sebelum Surat Edaran itu keluar,” terangnya.
Sopian menambahkan, pihaknya akan terus mengakomodir laporan tersebut ke semua PNS tanpa terkecuali, sampai Pemkot menjalankan instruksi Pusat dengan baik. Blanko laporan tersebut diperkirakan kemungkinan akan sampai ke Pemkot Pangkalpinang pada April mendatang.
“Kemungkinan bulan depan dan akan kita usahakan secepatnya, karena instruksi dari Kemenpan-RB tersebut diberi tenggat 3 bulan setelah SE dikeluarkan,” sebutnya.
Dirinya juga menyambut baik langkah yang diambil oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi tersebut. Menurutnya, setiap PNS memang harus melaporkan harta kekayaannya, setiap tahunnya. Di karenakan penyampaian LHKASN tersebut sebagai bentuk pengawasan terhadap harta yang dimiliki para PNS tersebut.
“Yang dilaporkan itu mencangkup semuanya, dari mulai harta dan alat rumah tangga seperti meja, kursi, lemari. Apapun yang kita miliki wajib untuk dilaporkan,” tutupnya. (cr61)