Benelli, Motor Italia Kini Hadir di Belitung

by -
Benelli, Motor Italia Kini Hadir di Belitung

“Sekarang motor bukan lagi sebagai alat transportasi. Melainkan gaya hidup.”
==Sahani Saleh, Bupati Belitung ==

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Barangkali sudah banyak yang mengetahui tentang Benelli, sepeda motor berkelas dari Italia. Nah kini, Benelli bisa didapatkan langsung di Tanjungpandan Belitung, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman 48 A, sekitar 100 meter dari Masjid Jamik.

Sabtu (1/2) akhir pekan lalu, Bintang Kreasindo Pratama resmi menggelar grand opening showroom motor tersebut. Usai meresmikan grand opening showroom Bintang Kreasindo Pratama Sabtu lalu (1/2), Bupati Belitung H Sahani Saleh, bahkan sempat menjajal Benelli.

Pria yang akrab disapa Sanem ini mencoba langsung motor Benelli jenis Patagonian Eagle, mengelilingi Kawasan Kota Tanjungpandan didampingi Direktur Benelii Pusat Steven Kentjana Putra.

“Setelah mencoba motor ini, rasanya berbeda dengan mengendarai motor yang pernah saya tunganggi. Setelah naik motor ini, saya merasa gagah,” ujar Sanem.

Menurut Sanem masuknya Benelli ke Belitung merupakan kemajuan bagi daerah. Khususnya disektor perekonian bisnis. “Sekarang motor bukan lagi sebagai alat transportasi. Melainkan gaya hidup,” kata Sanem.

Direktur Benelii Pusat Steven Kentjana Putra mengatakan dirinya optimis Benelli akan berkembang di Belitung. Di Negeri Laskar Pelangi, merupakan cabang ke 50 yang ada di Indonesia.

Dijelaskan Steven, motor buatan Italia ini sudah ada sejak tahun 1911. Dan masuk ke Indonesia pada tahun 2011 lalu. Meski begitu, perkembangan Benelli di Indonesia sangat pesat. Bahkan dalam waktu dekat ini akan kembali membuka cabang di Padang.

Benelli memiliki berbagai tipe motor. Seperti custom dan sport. Untuk CC nya mulai dari 150 hingga diatas 250 cc. Mengenai masalah harga bisa dikatakan sangat terjangkau. Sekelas motor custom hanya dijual dengan harga Rp 24 jutaan.

“Yang paling banyak diminati jenis Motobi (Custom) dan Patagonian Eagle, untuk harga mulai dari Rp 24 juta hingga ratusan juta” kata Steven pada saat Konferensi Pers dengan sejumlah awak media di Belitung.

Dia menambahkan, keunggulan Benelli dibandingan dengan motor lainnya yakni irit. Bahkan pernah dicoba mulai Jakarta hingga ke Jawa Tengah, hanya sekali melakukan pengisian bahan bakar.

“Untuk di Belitung rencananya kita akan buat suatu komunitas. Agar tetap menjaga eksis. Saya optimis Benelli bisa berkembang di Belitung,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Benelli Belitung Vina Cristyn Ferani mengatakan, awal mula ia membawa produk ini ke Belitung lantaran ia jatuh cinta dengan motor model Patagonian Eagle.

“Saat itu saya berada di Bali. Saya melihat ada konvoi motor, dan saya melihat Eagle Patagonian langsung jatuh cinta. Setelah itu saya mengajak Benelli Motor Indonesia, selaku ATPM untuk membuka dealer di Belitung,” kata Vina.

Setelah grand opening, sudah ada belasan orang yang membeli motor tersebut. Dijelaskan Vina, dalam hal ini dirinya tak menargetkan segmen motor di kalangan tertentu. Sebab, Benelli bisa masuk di semua kalangan.

“Kami menawarkan produk Itali yang berbeda dengan yang ada di pasaran. Dengan harga terjangkau sudah bisa memiliki motor dengan CC yang lebih tinggi. Itulah yang membuat saya jatuh cinta sehingga ingin memiliki dan menjual,” pungkasnya. (adv/kin)