Berangkat Haji Hanya Sekali

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

// Kemenang Diminta Berani

PANGKALPINANG – Komisi VIII DPR RI berkeinginan agar Kementerian Agama (Kemenag) berani untuk melakukan pemberlakukan syariat. Yakni, pemberlakuan keberangkatan hanya kepada jemaah haji yang belum pernah melakukan perjalanan ke tanah suci.
Pasalnya, kata Anggota DPR RI Hasan Aminuddin saat melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel), Senin (27/4) kemarin, jumlah daftar tunggu yang kini ada di Kemenag telah mencapai 2 juta calon jemaah haji. Sedangkan kuota Indonesia setiap tahunnya hanya 165.000 calon jemaah haji.
“Selama ini, orang yang mendaftar terbang, dapat kursi, pulangnya orang menghitung umur. Banyak yang putus asa. Orang enggan mendaftarkan haji, mengambil langkah umroh, dengan keyakinan jika sudah umroh dan ke tanah suci, sudah. Belum lagi, menunggu hingga 12 tahun. Inilah problem syariat. Daftar tunggu dua juta, kuota Indonesia 165.000, 12 tahun akan selesai persoalan haji, padahal yang mendaftar setiap detik,” ujar Hasan kepada wartawan seusai pertemuan di lantai III kantor Gubernur Babel.
Dilanjutkannya, Komisi VIII juga meminta Kemenag berani untuk memberlakukan bahwa haji cukup sekali seumur hidup. “Haji kedua dan ketiga itu sunnah. Rencananya tahun ini, tergantung keberanian Menteri Agama,” imbuhnya.
Disinggung deteksi yang pernah melakukan perjalanan haji dan yang belum, Hasan menjelaskan, saat melakukan pertemuan dengan Menteri Agama RI, memang ada kekhawatiran cara pendeteksian jemaah yang sudah berangkat maupun yang belum. “Deteksi tidak bisa hanya dilakukan Kementerian Agama, namun ada koordinasi dan sinkronisasi dengan Kementerian Dalam Negeri.  Karena Kemendagri punya aparat hingga RT/RW dan kepala desa. Kepala desa lebih tahu jemaah yang sudah berangkat atau belum,” tukasnya.(rb)

Baca Juga:  Biar Suami Bekerja Benar, Sekda Minta Istri ASN jangan Banyak Menuntut

Rate this article!
Tags:
author

Author: