Berdayakan Masyarakat Burung Mandi, PT Timah Gandeng BUMDes Maju Bersama

by -
Berdayakan Masyarakat Burung Mandi, PT Timah Gandeng BUMDes Maju Bersama
Foto Istimewa

belitongekspres.co.id, DAMAR – PT Timah Tbk menggandeng BUMDes Maju Bersama Desa Burong Mandi, Kecamatan Damar, Kabupaten Beltim, memanfaatkan lahan bekas tambang sebagai kawasan pertanian tanaman pangan lokal.

Program CSR untuk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) itu, dilaksanakan PT Timah melalui UPTP Batu Besi yang beroperasi di wilayah  desa tersebut.

Guna mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, program ini menjadikan kawasan seluas dua hektar sebagai perkebunan pertanian terpadu dengan menggunakan tenaga kerja dari desa setempat.

Saat ini, lahan yang berada di Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah itu, ditanami berbagai macam jenis sayuran dan buah-buahan. Tak hanya itu, PT Timah juga memberikan pendampingan, pelatihan, bantuan sarana dan prasarana BUMDes untuk mengembangkan kawasan ini.

Bendahara BUMDes Maju Bersama Burung Mandi, Dodi Firmansyah mengatakan, kerjasama antara PT Timah dengan BUMDes merupakan bentuk sinergi untuk pengembangan ekonomi masyarakat, menciptakan lapangan pekerjaan, dan transfer ilmu.

“Kami menyambut baik kerjasama ini, karena ini pengembangan ekonomi masyarakat melalui CSR. Kami mengelola lahan bekas tambang untuk dijadikan perkebunan dengan menanam sejumlah komoditas sayur-sayuran dan buah-buahan,” katanya.

Menurut Dodi, pengelolaan lahan bekas tambang menjadi perkebunan ini juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan lokal, sehingga nantinya dapat mewujudkan kemandirian pangan.

“Kami difasilitasi perlengkapan untuk berkebun, hasilnya untuk kami sampai mandiri dan kami bisa mengelola dan kami didampingi sampai kami mandiri. Nanti juga akan dikembangkan ini dilakukan secara bertahap. Kami diberikan pelatihan juga, jadi ada transfer ilmu, selain itu yang mengerjakan juga masyarakat kita,” ujarnya.

Ia menyebutkan, semula hanya ada tiga orang tenaga kerja, namun saat ini sudah ada tujuh orang tenaga kerja yang ikut mengelola. Melalui program ini juga nantinya diharapkan dapat memberikan pendapatan bagi desa.

“Kami sangat senang dan program ini sangat bermanfaat dan ini terbantu, awalnya hanya tiga orang tenaga kerja sekarang tujuh orang. Selain mengelola kebun dengan PT Timah, kita berencana untuk membuka depot pertanian, sehingga bisa bekerjsama dengan petani lokal, perlengkapan, saran dan prasarana,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Desa Burung Mandi, Sudarsono mengatakan banyak manfaat yang dirasakan dengan program PPM PT Timah Tbk Bersama BUMDes Maju Bersama. Menurutnya, tidak hanya program namun juga ada transfer ilmu bagi masyarakat untuk mengelola lahan kritis.

“Banyak manfaat dari kerjasama ini tidak hanya kemitraan perkebunan, tapi juga edukasi kepada masyarakat. Yakni, bagaimana cara pengelolaan lahan kritis eks tambang bisa dikelola untuk menanam tanaman holtikultura berbagai jenis. Contohnya melon, cabai dan saat ini pengembangan buah anggur,” ujarnya.

Dari sisi pemberdayaan ekonomi masyarakat, kata dia dengan menyerap tenaga kerja lokal ini tentunya memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat desa.

“Petani yang sekarang bekerja itu mendapatkan pengetahuan dan pendampingan. Sehingga nantinya mereka bisa menjadi petani mandiri dan ilmunya itu bisa dibagikan kepada masyarakat lain karena mereka dibekali ilmu untuk bercocok tanam,” sebutnya.

Ia berharap, sinergisitas PT Timah dengan desa semakin baik sehingga kedua belah pihak dapat saling merasakan manfaatnya. (rel)