Berikan Semangat Kepada UMKM, DKUKMPTK Belitung Kunjungi Abel Snack

by -
Berikan Semangat Kepada UMKM, DKUKMPTK Belitung Kunjungi Abel Snack
Kepala Bidang Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah DKUKMPTK Belitung, Budi Swasta, mengunjungi UMKM Abel Snack di Desa Tanjung Binga.

belitongekspres.co.id, SIJUK – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Tenaga Kerja (DKUKMPTK) Kabupaten Belitung, mengunjungi UMKM Abel Snack di Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk. Kunjungan ini untuk memotivasi agar pelaku UMKM tetap semangat produksi walaupun di tengah pandemi.

“Dalam rangka silaturahmi dan perkenalan serta memberi motivasi kepada UMKM kita agar tetap optimis dan tetap berproduksi,” kata Budi Swasta selaku Kepala Bidang Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah kepada Belitong Ekspres, Kamis (18/2) kemarin.

Menurut Budi, produksi UMKM saat tidak sebanyak sebelum pandemi Covid-19. Namun demikian, masih ada market lokal dan tamu wisawatan yang datang untuk mencari oleh-oleh di galeri maupun toko oleh-oleh. “Dinas kami bersama konsultan PLUT sekarang lagi mempersiapkan konsep digital marketing dan mengevaluasi market place yang selama ini sudah berjalan,” jelasnya.

Oleh karean itu, Budi juga berharap agar dinas memberi motivasi agar pelaku UMKM tetap optimis produksi walaupun di tengah pandemi sekarang ini. Dan, mudah-mudahan bencana non alam pandemi ini cepat berlalu dan pariwisata bangkit kembali.

UMKM juga diharapkan bisa berinovasi dan kreatif terkait produk apa yang laris dan dibutuhkan pasar domestik serta memperbanyak jaringan distributor dan reseller. “Kite ini sekarang bertahan dalam situasi menjaga diri dan keluarga dengan protokol kesehatan yang ketat dan menunggu ekonomi dunia dan nasional stabil kembali,” terangnya.

Sementara itu salah seorang pelaku UMKM, Norsia mengatakan dalam seminggu mereka hanya 2 hingga 3 hari berproduksi, yakni untuk memenuhi pesanan di beberapa toko oleh-oleh di Belitung.

“Sedangkan sebelum pandemi, mereka bisa “full” satu minggu produksi makanan ringan itu. Kita bertahan saja, karyawan saja hanya 5 orang, sebelumnya 9 orang,” sebut Norsia kepada Belitong Ekspres.

Sebagai pemilik usaha “Abel Snack” ia memproduksi produk oleh-oleh khas Belitung seperti kritcu, kulit ikan, teri krispi dan madu. Namun, selama pandemi Covid-19 hanya menjalankan usahanya sesuai dengan pesanan saja.

“Akibat Covid-19, selama ini kami memproduksi olahan makanan jika ada pesanan saja, atau paling kalau ade reseller pesan baru ade pengiriman keluar Belitung,” tandas Norsia. (dod)