Berkas Sudah Dilimpahkan, Ketua Relawan BERAKAR Terancam Bui

by -
Berkas Sudah Dilimpahkan, Ketua Relawan BERAKAR Terancam Bui
Tersangka Syarifah Amelia didampingi pengacara hukum saat berada di Kantor Kejari Beltim, Selasa. (Foto ist)

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Ketua Relawan BERAKAR Syarifah Amelia alias Amel terancam hukuman 6 bulan penjara. Pasalnya, dia diduga melakukan pelanggaran tindak pidana pemilu dalam masa kampanye Pilkada Beltim 2020.

Bahkan, saat ini berkas perkara dugaan tindak pidana pemilu itu sudah lengkap dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Belitung Timur (Kejari Beltim). Pelimpahan dilakukan oleh Kasat Reskrim Polres Beltim, AKP Ghalih Widyo Nugroho, Selasa (17/11) pagi kemarin.

Berkas perkara berikut tersangka langsung diterima Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Beltim Abdur Kadir SH MH yang didampingi Kasi Pidum Riky Apriansyah SH MH. “Kami hari ini menerima tersangka beserta barang bukti perkara tindak pidana pemilu dengan tersangka bernama Syarifah Amalia atau alias Amel,” kata Kajari Beltim.

Dia menjelaskan terkait tindak pidana setiap orang yang sengaja melanggar ketentuan larangan pelaksanaan kampanye sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69 huruf a, huruf b, huruf c, huruf d, huruf e atau huruf f, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 187 ayat (2) Jo Pasal 69 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015.

Syarifah Amelia diduga terkait perkara tindak pidana setiap orang yang dengan sengaja melanggar ketentuan larangan pelaksanaan Kampanye. Dugaan pelanggaran terjadi pada Rabu 14 Oktober sekira pukul 19.30 WIB – 22.00 WIB, di kediaman Suryanto beralamatkan di Dusun Air Ruak RT 009, Desa Simpang Tiga Kecamatan Simpang Renggiang.

Kemudian pada Kamis tanggal 12 November Syarifah Amelia ditetapkan sebagai tersangka. “Kepada rekan-rekan tim yang sedang bekerja di satuannya semoga teman-teman dalam menjalankan tugas ini dapat berjalan sukses aman dan terkendali. Kita sebagai aparatur penegak hukum di Kejaksaan Negeri dalam rangka mensukseskan Pilkada di Beltim sesuai tugas tupoksinya dengan sebaik-baiknya, selurus-lurusnya dan seadil-adilnya,” tutur Kejari.

“Semoga apa yang kita perbuat ini merupakan sedikit salah satu bukti penegakan hukum secara profesional, proforsional, dan mandiri. Kemudian dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Belitung Timur, dan dapat berjalan sukses tanpa satu hambatan apapun,” pungkas Abdur Kadir.

Sebelumnya, diketahui Syarifah Amelia selaku Ketua Tim Relawan Pasangan Berakar di Pilkada Beltim Tahun 2020 sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Syarifah Amelia juga telah diperiksa dan dimintai keterangan oleh Jaksa di Kejari Beltim.

Selain itu, sudah dibuat berita acara serah terima tersangka dan barang bukti. Yaitu, berupa barang bukti 1 buah Flashdisk merk V-GeN Kapasitas 16 GB warna hitam berisi penggalan rekaman video orasi Syarifah Amelia dengan durasi video 0.33 detik dengan judul Video yaitu WhatsApp Video 2020-11-08at 18.56.16(2).mp4. Selanjutnya, berkas perkara tersebut dilimpahkan ke Pengadilan Tanjungpandan pada Selasa (17/11) sore kemarin.

PH: Ikuti Proses Hukum yang Berjalan

Sementara itu Pengacara Hukum Ketua Relawan BERAKAR Syarifah Amelia, Marihot Tua Silitonga membenarkan berkas perkara kliennya sudah P21 dan dilimpahkan ke Kejari Beltim. Marihot mengatakan, dia ditunjuk sebagai pengacara yang bersangkutan, sejak beberapa hari lalu.

Kliennya ujar pria berdarah Batak ini ditetapkan sebagai tersangka, terkait kasus dugaan pelanggaran tindak pidana pemilu. “Untuk selanjutnya kita akan ikuti proses hukum yang berjalan. Untuk sementara ini saya masih belum bisa berkomentar banyak,” tukas praktisi hukum di Belitung itu. (tim)