Bicara Rencana Pembangunan Tol Laut

by -

TANJUNGPANDAN – Hubungan Bangka dan Belitung terpisah dua pulau. Mobilitas antar dua pulau ini memakan banyak waktu. Untuk kepentingan pariwisata, Bupati Bangka Tengah Erzaldi Rosman dan Bupati Belitung Sahani Saleh merencanakan membuat tol laut.

Pembicaan yang sudah berulang kali ini kembali dilakukan di ruang Bupati Belitung, Rabu (20/4) kemarin. “Saya dengan pak sanem sudah lama ingin menjalin kerjasama. Tujuannya ingin mendekatkan jalur transportasi Bangka Tengah dan Belitung,” kata Erzaldi.

Selama ini akses pulau Bangka dan Belitung jalur laut memakan waktu empat sampai enam jam. Dengan adanya tol laut, dimungkinkan hubungan ini bisa ditempuh dalam waktu satu jam saja.

Selain mempercepat mobilitas untuk masyarakat, tol laut juga diperuntukan untuk kepentingan pariwisata di Bangka dan Belitung. Bisa saja kata Erzaldi, wisatawan yang ada di Bangka ke Belitung dan sebaliknya. Dengan jarak tempuh satu jam mungkin saja terjadi. “Kalau ini terjadi turis memperpanjang masa tinggal di provinsi ini. Tapi karena satu jam, dia bisa ke pulau Bangka. Sehingga selain berguna bagi masyarakat, kita ingin pengembangan pariwisata Bangka Belitung. Bayangkan Bali, orang mau ke Lombok, akses udara ada akses laut ada,” kata Erzaldi.

Terlebih Belitung sudah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KeK) pariwisata. Menurutnya Belitung tidak boleh lengah memanfaatkan momen ini. Terkait tol laut, ternyata Bangka Tengah sudah lebih dulu siap. “Kita DES sudah, kita selama ini menunggu besar langsung. Tapi saya fikir kita mulai dengan dermaga kecil dulu. Kita sudah ada 100 hektar diujung pulau Bangka. Sehingga tahun 2018 hubungan ini bisa lebih cepat,” tukasnya.

Sementara Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) menambahkan, program tol laut sejalan dengan program nawacita Presiden Joko Widodo. Seperti gayung bersambut, tol laut sangat cocok untuk kepentingan Bangka dan Belitung tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Dari sisi pariwisata, adanya tol lau akan menguntungkan Bangka Belitung terutama dua kabuaten, Bateng dan Belitung. “Pariwisata, Belitung hanya titik peletakan batu pertamanua, tapi kan menyeluruh. Kita segera mengimplementasikan adanya badan otoritas pariwisata. Karena ini dibutuhkan jika terjadi multi managemen. Semua program kepariwisataan, disinergikan dalam bentuk dewan otorita pariwisata,” ujarnya.

“Tol tadi, untuk mobilisasi penumpang, Pelabuhan Tanjungpandan ini dijadikan elabuhan penunpang. Dari ujung pulau Bangka ke pulau Bangka hampir sama ke Belitung juga,” pungkasnya. (ade)