Bingung Usulan PAW KPUD Babel

by -

PANGKALPINANG – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD)  Bangka Belitung yang menyerahkan surat usulan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Babel, Deddi Wijaya dari Partai Golkar ke DPRD Babel sudah ditindaklanjuti. Namun, PAW terkesan lucu, karena tugas KPUD untuk meloloskan atau tidak para calon legislatif dan bukan mengusulkan PAW.
Demikian dikatakan Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya kepada sejumlah wartawan, kemarin (29/4). Menurut Didit usulan PAW yang sudah dikonsultasikan ke beberapa lembaga di tingkat pusat ini mendapat berbagai pendapat. Bahkan katanya, setelah konsultasi ke KPU RI, mereka bahkan bingung dengan surat usulan PAW dari KPUD Babel ini.
“Kasus ini lucu, KPUD yang tugas untuk meloloskan atau tidaknya bakal calon legislatif, namun mengusulkan PAW. Bahkan setelah kami konsultasikan ke KPU pusat, KPU pusat pun bingung dengan surat usulan PAW ini,” ungkap Didit.
Ditambahkan Didit, DPRD Babel akan menjawab surat dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Babel tentang usulan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Anggota DPRD Babel, Deddi Wijaya dari Fraksi Golkar.
“Bagaimanapun kami akan menjawab surat dari KPUD Babel mengenai usulan untuk PAW Deddi Wijaya,” katanya.
Sementara, dari hasil konsultasi ke pihak Kemendagri kata Didit, sangat disayangkan terkesan KPUD Babel menyalahkan DPRD Babel terkait hal ini. Padahal mereka yang harusnya mempertanyakan permasalahan ini, karena jika tidak memenuhi syarat dari awal kenapa bisa diloloskan.
“Setelah kami konsultasikan kepada Kemendagri, sangat kami sayangkan terkesan DPRD yang salah, justru dalam hal ini DPRD yang mempertanyakan masalah ini, jika Deddi Wijaya dulunya tidak memenuhi syarat sebagai calon legislatif kenapa diloloskan dan kami bertanya ada apa ini?”tegasnya.
Didit menegaskan, yang berhak untuk mengusulkan PAW bukan ranahnya KPUD namun partai politik tempat yang bersangkutan bernaung. Kemudian persoalan ini lanjut Didit, merupakan masalah sidang di DKPP, akan tetapi mengorbankan seseorang.“Saya minta jangan sampai gara-gara sidang DKPP, mengorbankan seseorang untuk menyelamatkan yang lain,” tukasnya. (tob)