BKPSDM Beltim Benarkan Rencana Rekrut P3K Guru Tahun 2021

by -
BKPSDM Benarkan Rencana Rekrut P3K Guru Tahun 2021
Kepala BKPSDM Kabupaten Beltim, Yuspian.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Beltim Yuspian membenarkan wacana rekrutmen ASN melalui jalur P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) untuk formasi guru. Namun, Yuspian menyatakan belum ada penetapan berdasarkan rapat koordinasi beberapa Kementerian yang juga diikuti BKPSDM Kabupaten Beltim melalui aplikasi zoom.

“Kita belum tahu yang berikutnya (pelaksanaan rekrutmen P3K), kemarin ada informasi untuk formasi guru katanya. Tapi belum ada penetapan, baru diinformasikan persiapannya,” ujar Yuspian saat dihubungi Belitong Ekspres, Selasa (11/24) kemarin.

Yuspian hanya menyatakan kemungkinan penerimaan P3K terlaksana pada tahun 2021. Mengenai kelanjutan waktu penerimaan P3K, daerah hanya menunggu konfirmasi dari pusat terkait apapun yang menjadi kebijakan. “Apapun kebijakan yang ada, nanti akan kita laksanakan. Memang sudah ada informasi, baru kemarin kami zoom meeting dengan Kemenkeu, Menteri Pendidikan,” kata Yuspian.

Menurut Yuspian, rakor sejumlah Kementerian juga belum membahas kuota penerimaan di masing-masing daerah. Sebab biasanya ada proses pengusulan dari tiap daerah dengan memperhatikan proporsional.

“Mengenai jumlah Beltim dapat berapa, itu ada prosesnya pengusulan. Kemarin baru garis kebijakan rekrutmen. Kami belum konfirmasi apakah diperuntukkan bagi pelamar umum atau hanya untuk tenaga honorer (guru) yang ada sekarang. Itu kamu belum clear benar,” jelas Yuspian.

Dikatakan Yuspian, pola rekrutmen guru melalui jalur umum atau tenaga honorer tentu memerlukan persiapan yang matang di daerah. Sebagai ilustrasinya, jika rekrutmen umum maka pendaftar akan membludak. Sedangkan rekrutmen dibatasi hanya tenaga honorer maka jumlahnya dapat diperkirakan.

“P3K tidak menutup kemungkinan untuk formasi lain, bisa tenaga kesehatan atau tenaga lainnya. Tapi baru Kementerian Pendidikan yang akan merekrut di 2021,” ujar Yuspian.

Ia menambahkan, pihaknya bersama Dinas Pendidikan akan melakukan pendataan terlebih dahulu meskipun rencana kebutuhan guru sudah ada. Hal ini dimaksudkan agar kekurangan guru dapat dipetakan. “Sekarang itu kan bukan hanya soal guru, tapi guru apa saja misalnya ada guru SD, guru mata pelajaran. Itu teknislah nanti, ada usulan dari daerah,” sebut Yuspian.

Sementara itu, Kabid Pembinaan PTK pada Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim Andi Irawan mengatakan sampai dengan tahun 2024 ada sekitar 177 orang guru yang pensiun. Karenanya untuk pemenuhan guru, Dindik Beltim sudah mengusulkan ke BKPSDM Beltim selaku linisektor pemenuhan tenaga pendidikan.

“Hasil dari vicon kami pada pertengahan tahun sekitar bulan Agustus lalu, untuk pemenuhan guru ini tidak lagi akan melalui jalur CPNS. Akan tetapi melalui jalur P3K. Artinya untuk semua guru baik itu umurnya diatas 35 tahun ini diperbolehkan, karena berdasarkan sistem kontrak yang kemungkinan lima tahun,” jelasnya.

Dia juga menyampaikan hal itu menjadi kabar gembira bagi para guru yang berusia 40 tahun keatas karena mereka juga masih ada kesempatan untuk menjadi P3K. “Jadi kemarin guru-guru honor kami yang berumur 40 tahun semangat untuk ikut tes P3K. Sebelum ini sudah ada empat guru yang mengikuti tes P3K segera keluar SK, satu SMP dan tiga SD termasuk yang di pulau Long dan pulau Sekunyit diangkat ke P3K,” ujarnya.

Dalam waktu dekat Dindik Beltim akan mengundang pengawas untuk pemenuhan guru. Hal ini guna rasionalisasi agar jangan sampai satu sekolah mengalami kekurangan guru lebih dari tiga orang. (msi)