BKPSDM Beltim Perpanjang Waktu Seleksi JPT

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Tinggi Pratama (JPT) yang ditunjuk Badan Kepegawaian Pelatihan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Belitung Timur akhirnya memperpanjang masa pendaftaran seleksi karena masih terdapat jabatan minim calon peserta.

RajaBackLink.com

Perpanjangan waktu pendaftaran telah diumumkan dan akan berakhir pada tanggal 15 Februari 2019. “Kalau seleksi JPT berdasarkan hasil yang kemarin itu memang kita pansel akhirnya sudah bersepakat untuk memperpanjang masa pendaftaran karena ada beberapa jabatan yang masih kurang peserta,” ujar Kepala BKPSDM Beltim, Yuspian kepada Belitong Ekspres, Rabu (6/2) kemarin.

Adapun jabatan yang diseleksi meliputi Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pendidikan, Kasatpol PP, Inspektorat, Kepala BP4D dan Asisten I Setda.

Beberapa jabatan baru terisi tiga atau dua calon peserta, sementara baru satu jabatan yang memenuhi peserta yaitu di Dinas Sosial yang sudah dilamar tujuh orang.

“Artinya distribusi pelamar, mungkin minat peserta dan sesuai keyakinan dia (pejabat), pengalaman dan kualifikasi yang bersangkutan yang membuat condong (jabatan) kesana,” kata Yuspian.

Baca Juga:  Pantau Harga Sembako, Serda Asran Rutin ke Pasar

Menurut Yuspian, minimnya calon peserta seleksi di beberapa OPD yang disertakan dalam seleksi sebenarnya tidak perlu terjadi. Mengingat persyaratan seleksi jauh lebih mudah daripada seleksi sebelumnya.

“Sebenarnya kalau melihat data kepegawaian, seharusnya memang kita tidak memiliki kesulitan mencari calon peserta yang memenuhi syarat.

Karena jumlahnya cukup banyak yang memenuhi syarat sudah mencapai 50 orang lebih malahan 60-an, yang sudah memenuhi syarat untuk mengikuti lelang,” sebut Yuspian.

“Kalau yang kemarin beda dengan lelang yang terakhir kami lakukan, syaratnya agak tinggi karena harus eselon 3A, levelnya Sekretaris Dinas atau Kepala Kantor atau Camat selain itu tidak dapat. Tapi sekarang level kabid pun bisa eselon 3B yang sudah 3 tahun dan berpangkat 4A boleh,” imbuhnya.

Diakui Yuspian, secara persyaratan seleksi kali ini memang lebih longgar. Sehingga wajar bila jumlah peserta seleksi lebih banyak.

Namun, Yuspian menduga alasan minimnya calon peserta seleksi adalah kesiapan dan minat ASN meskipun memenuhi persyaratan.

Baca Juga:  Pemkab Beri Kesempatan ASN Melanjutkan Kuliah S2 di Unpad

“Bukan kita yang buat persyaratan tapi itu sudah ada dari KASN yabg menentukan. Sudah diturunkan grade-nya sehingga secara teori mestinya lelang sekarang lebih mudah mencari kandidat peserta.

Ini kan ada kaitan dengan kesiapan, atau minat yang bersangkutan dan memang tidak ada regulasi yang sifatnya memaksa jadi lebih ke kesadaran untuk ikut berkompetisi,” bebernya.

Karenanya, Yuspian berharap masa perpanjangan pendaftaran membuat ASN yang memiliki kapasitas untuk menempati posisi JPT agar tidak ragu bersaing.

Beberapa keuntungan yang bisa didapat adalah menambah pengalaman, penyukseskan program Pemerintah daerah dan membiasakan diri dengan sistem seleksi JPT.

“Kami berharap untuk kawan-kawan yang memiliki kapasitas dan selama ini bergelut di bidang itu dan lelang dibuka, sebaiknya dibuka.

Kedepan, tidak ada lagi JPT yang tanpa melalui proses asesmen bahkan perpindahan dalam level sama, itu tetap harus melalui asesmen dalam bentuk job fit. Tetapi intinya mekanisme ini harus mulai dibiasakan oleh semua,” tandasnya. (msi)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply