BMKG Himbau Nelayan Babel Tak Melaut umpang Sari

by -

Pesawat Rusia 10 Hari di Babel

PANGKALPINANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang kembali mengeluarkan himbauan bagi nelayan di Bangka Belitung (Babel) untuk tidak melaut, karena gelombang air laut di daerah setempat masih tinggi.
“Berdasarkan pantauan BMKG pada Minggu (25/10) ketinggian gelombang laut masih mencapai hingga tiga meteran. Sehingga belum aman untuk aktivitas nelayan di laut,” kata Staf Koordinator Unit Analisa pada Kantor BMKG Pangkalpinang, Evi Diana Prihatiningsih, Sabtu (24/10).
Ia berharap, imbauan tersebut diindahkan para nelayan, karena hal itu demi keselamatan mereka sendiri. “Kami berharap, nelayan setempat dapat bersabar menunda untuk melaut, daripada tetap memaksakan namun jiwa terancam,” katanya.
Ketinggian gelombang ini, kata Evi berpeluang terjadi di Perairan Selat Karimata bagian selatan. Menurut dia, tingginya gelombang di perairan itu masih dipengaruhi angin kencang dengan kecepatan mencapai hingga 36 kilometer per jam.
Sementara, tinggi gelombang maksimum di perairan Babel lainnya, yakni Selatan Bangka dan Selat Gelasa mencapai 2,5 meter dengan kecepatan angin berkisar antara 15 – 38 kilometer per jam.
“Sedangkan di Selat Bangka dan Utara Pulau Bangka, ketinggian gelombang ini mencapai 1,8 hingga dua meter disertai angin dengan kecepatan angin 13-33 kilomater per jam,” katanya.
Ia menambahkan, kondisi cuaca di daratan Babel sendiri masih sama seperti beberapa hari sebelumnya belum ada peningkatan yang signifikan. “Seluruh daratan Babel diprakirakan cerah dan berawan serta belum berpotensi turunnya hujan,” katanya.(ant/rb)