BNNP Babel Tingkatkan Peran Keluarga dan Sekolah

by -

PANGKALPINANG – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bangka Belitung (Babel) meningkatkan peran keluarga dan sekolah dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba pada remaja.
“Keluarga membina mentalitas remaja sedangkan sekolah mendorong aspek intelektualitas remaja sehingga diperlukan kerja sama yang apik antara dua pihak ini,” kata Kepala BNNP Babel Setyo Raharjo, Kamis (12/2).
Ia menjelaskan sekolah adalah salah satu benteng bagi upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba pada remaja selain keluarga. “Saat ini, masalah narkoba telah merasuki semua golongan hingga ke pelosok desa. Indonesia tidak hanya sebagai tempat transit tetapi juga produksi beberapa jenis narkoba, tentu hal ini menjadi perhatian bersama hingga Indonesia dapat dikatakan darurat narkoba,” terangnya.
Untuk mencegah penyalahgunaan narkoba khususnya pada remaja, kata dia, seharusnya orang tua menjalin komunikasi yang efektif dan teratur dilakukan. “Jadikan diri sebagai sahabat bagi anak, dengarkan permasalahan anak dan jangan menghakimi,” ungkapnya.
Menurut Setyo, terkadang anak hanya butuh didengarkan. Di waktu lain mereka membutuhkan solusi, orang tua harus peka terhadap keadaan anak. “Kita sebagai orangtua jangan merasa diri sebagai yang paling benar, sehingga anak mencari jalan atau solusi lain masalah yang dihadapinya,” imbuhnya.
Ia mengatakan paling penting dalam proses komunikasi adalah menjaga kerahasiaan anak. Dengan demikian, anak akan merasa nyaman dan percaya kepada orangtuanya untuk bercerita permasalahan- permasalahan yang dihadapinya.
Saat menghadapi kenyataan bahwa salah satu anggota keluarga menjadi pecandu atau penyalahguna narkotika, kata dia, orangtua harus mendorong untuk melapor kepada Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) sesuai dengan PP No. 25 tahun 2011 tentang Pelaksanaan Wajib Lapor Bagi Pecandu Narkotika.
“Dengan melapor, pengguna narkoba tidak menghadapi ancaman pidana, tetapi justru diberikan jalan untuk rehabilitasi agar lepas dari ketergantungan narkoba. Semakin cepat ia ditangani untuk rehabilitasi, semakin baik,” tandasnya. (ant/rb)