Bocah 5 Tahun Tewas di Pemandian TMI

by -

*Peringatan Serius Bagi Ortu yang Ajak Anak Berenang

 foto B- anggota polisi saat menunjukan lokasi balita yang tenggelam di Pemandian Tirta Marundang Indah, kemarin

Foto B; foto: ainul yakin/be

Anggota polisi dari Polres dan Polsek saat menunjukan lokasi di mana balita yang tenggelam di Pemandian Tirta Marundang Indah, Senin (14/3), kemarin.

TANJUNGPANDAN-Ini peringatan yang amat serius bagi para orang tua yang hendak berekerasi, khususnya berenang bersama anaknya tercinta. Para ortu harus tetap mengawasi buah hatinya dengan seksama. Jika tidak, kejadian fatal akan menimpa anak tersebut, bahkan hingga menyebabkan meninggal dunia.Peristiwa ini terjadi di tempat wisata Pemandian Tirta Merundang Indah (TMI), Desa Air Seruk, Kecamatan Sijuk. Asyik berenang bersama keluarga, bocah lima tahun yang diketahui bernama Natan warga Jalan Wahab Azis Kelurahan Paal Satu akhirnya tewas setelah berusaha dibawa ke rumah sakit, Minggu (13/3) lalu.Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres menyebutkan, saat itu korban bersama ibu korban, Vernila berlibur ke tempat pemandian. Setiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB, korban langsung berenang. Sekitar satu jam kemudian, anak ini berenang di arena anak-anak yang dalamnya kurang lebih setengah meter. Dan ibunya berenang di tempat yang dalam, namun lokasinya berbeda.Bocah malang ini ditemukan mengapung pertama kali oleh penjaga dan pekerja kebersihan, yakni Yustinus (55). Dia awalnya melihat korban mengapung setelah itu, dia langsung menolong korban dan memberikan nafas buatan.”Awalnya saya melihat korban mengapung, lalu saya kejar dan beri pertolongan. Saat itu kondisi balita tersebut masih bernyawa dan dibawa oleh orang tuanya ke Klinik Belitung Medical Center (BMC),” ujar Yustinus kepada Belitong Ekspres, Senin (14/3) kemarin.Sementara itu, Kapolsek Sijuk AKP Kaya Simatupang membenarkan adanya peristiwa itu. Dirinya menyesalkan kepada pemilik pemandian itu, yang tidak melaporkan adanya kejadian itu ke Polsek Sijuk, padahal menurutnya lokasi pemandian dan polsek sangatlah dekat.”Kami baru mendapat informasi tadi malam (Minggu malam,red). Anggota mendapat informasi dari mulut ke mulut katanya ada bocah meninggal dunia. Setelah diselidiki ternyata benar,” ujar AKP Kaya Simatupang.Kata Kapolsek Sijuk, bocah malang ini diduga meninggal dunia saat perjalanan ke BMC. Sebab, di kawasan Sijuk tidak ada rumah sakit. Kalaupun ada itu Puskesmas, dan hari Minggu tutup.”Saat ini kami masih mencari penyebab kematian bocah malang ini. Dugaan sementara murni kecelakaan (musibah). Namun, kami tetap mencari penyebab utamanya,” pungkasnya.Terpisah, Pemilik Pemandian Tirta Marundang Indah Hadi Wibowo alias Aing mengatakan, dia sudah mengetahui adanya informasi itu. Alasan ia tidak melaporkan adanya peristiwa ini lantaran belum sempat sebab, katanya dia sibuk mengurusi kematian penggunjungnya.”Awalnya saya tahu dari pegawai lantaran ada korban meninggal. Saya sempat cemas mengetahui hal itu. Setelah itu, kami cari keberadaan korban. Saya sudah bertemu dengan keluarga, mereka tidak menuntut,” kata Aing kepada Belitong Ekspres, kemarin.”Ini murni kecelakaan. Tidak ada unsur kesengajaan. Fasilitas di pemandian ini bisa dikatakan lengkap. Seperti obat-obatan dan saffety (pengamanan). Namun ini adalah musibah,” sambungnya.Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban di kebumikan di Makam Pemakaman Kristen Manggar Belitung Timur, Senin (14/3) kemarin, sekitar pukul 09.00 WIB. (kin)