Bocah Tewas Murni Musibah

by -

*Orang Tua Dinilai Lalai, Anak Tak Pakai Pelampung

TANJUNGPANDAN-Terungkap sudah misteri kematian Natan (5) bocah asal Jalan Wahab Azis Kelurahan Paal Satu, yang diduga tenggelam saat renang di Pemandian Tirta Marundang Indah, Kecamatan Sijuk, Minggu (13/3) lalu.Polisi memastikan peristiwa ini murni kecelakaan (musibah). Sebab, sebelum kejadian ini pengawas kolam renang ini meminta kepada korban agar memakai pelampung saat berenang. Namun, anak ini menolak dan nangis.
Kakak korban dan ibunya pada saat itu mengandeng Natan untuk renang. Namun, selang beberapa jam keduanya meninggalkan bocah malang itu di lokasi sendirian. Dan akhirnya ditemukan tewas.
Kasatreskrim Polres Belitung AKP Chandra Matta Rohansyah seizin Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara mengatakan, peristiwa itu murni kelalaian dari orang tua korban. Mereka membiarkan anak itu bermain sendirian di kolam renang.
“Peristiwa ini pertama kali di ketahui oleh Yustinus. Mengetahui anak itu mengapung, akhirnya dia melakukan sejumlah pertolongan, di antaranya menekan tubuh korban dan memberikan nafas buatan,” kata AKP Chandra kepada Belitong Ekspres, Selasa (15/3) kemarin.
Setelah korban dibuatkan nafas buatan, akhirnya pihak keluarga membawanya ke Klinic Belitung Medical Center. Namun, sebelum tiba di tempat itu, korban sudah menghembuskan nafas terakhir.
“Korban meninggal di jalan saat menuju ke lokasi. Kemudian bocah malang ini dikebumikan di Pemakaman Umum daerah Manggar Kabupaten Belitung Timur,” pungkasnya.
Seperti diberitakan Belitong Ekspres, Senin (15/3) kemarin, Ini peringatan keras bagi orang tua, yang hendak berenang bersama anaknya agar tetap mengawasi buah hatinya. Kalau tidak kejadian fatal akan menimpah anak tersebut, bahkan hingga menyebabkan meninggal dunia.
Peristiwa ini terjadi di tempat wisata Pemandian Tirta Merundang Indah, Desa Air Seruk, Kecamatan Sijuk. Asyik berenang bersama keluarga, bocah lima tahun yang diketahui bernama Natan warga Jalan Wahab Azis Kelurahan Paal Satu tewas, Minggu (13/3) lalu. (kin)