Bos Smelter Ditahan Gara-gara Mencuri

by -1 views

PANGKALPINANG-Pengusaha smelter Edwin Tjin alias Hengki ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencurian dalam rumah tangga, setelah dilaporkan sang istri Susylawati alias Chong Aicen ke Polda Bangka Belitung pada 16 Juni 2015 lalu. “Tersangka Hengki kami tangkap pada Senin (7/9) sekitar pukul 17.30 WIB. Masa penangkapan tersebut berlakuĀ  selama 1 x 24 jam sampai dengan 8 September 2015 pada pukul 17.30 WIB. Setelah dilakukan gelar perkara singkat, maka tersangka akan dilakukan penahanan selama 20 hari terhitung mulai hari ini pukul 17.30 WIB,”ujar Kabid Humas Polda Bangka Belitung, AKBP Abdul Mun’im, Selasa (8/9) kemarin.
Dijelaskannya, kasus ini bermula ketika pada 6 Juli 2015 pelapor atas nama Susylawati alias Chong Aicen telah melaporkan kasus pencurian dalam keluarga sesuai pasal 367 ayat (2) KUHP yang disangka dilakukan oleh terlapor Edwin Tjin alias Hengky yang merupakan suami pelapor. “Berdasarkan laporan itu, aksi pencurian itu terjadi pada 16 Juni 2015 di rumah pelapor Jalan Muhidin Sungailiat, Kabupaten Bangka,” katanya.
Dalam kasus ini, terlapor Hengki yang merupakan suami pelapor sudah tidak satu rumah dan sudah tidak pernah datang lagi ke rumah pelapor selama kurang lebih satu tahun, tiba-tiba datang ke rumah pelapor sewaktu pelapor sedang tidak ada di rumah.”Terlapor Hengki masuk ke dalam kamar, kemudian membuka brangkas dan mengambil barang barang berharga berupa Logam Mulia (LM), sertifikat tanah dan rumah serta BPKB motor dan mobil dan kemudian pergi meninggalkan rumah,” katanya.
Modus operandi yang dilakukan tersangka Hengki yang sudah tidak serumah lagi dengan istrinya Susylawati dan sudah lama tidak datang ke rumah lagi, tiba-tiba datang ke rumah dan tersangka masuk ke dalam kamar. Kemudian tersangka membuka brangkas dan mengambil barang barang berharga berupa logam mulia, sertifikat tanah dan BPKB mobil dan sepeda motor, yang dimasukan kedalam baju kemudian pergi meninggalkan rumah.
Dikatakannya, dalam penanganan kasus tersebut, pihaknya telah mendatangi TKP dan telah memeriksa enam orang saksi atas nama Susylawati (korban), R alias M, S alias E, JA alias A, YF alias P dan RC.”Anggota kami juga telah melakukan pengeledahan ke rumah tersangka setelah mengirim suran izin khusus geledah di PN sungailiat. Kami juga menyita barang bukti berupa satu buah brankas penyimpanan barang barang berharga warna abu-abu dan satu unit mobil kijang inova warna hitam dengan nomor polisi B 577 JST,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Edwin alias Hengk dan sudah mengirim berkas perkara tahap satu ke JPU. Hari ini pihaknya juga telah memeriksa tersangka Hengki. “Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan bukti permulaan yang cukup bahwa tersangka Hengki disangka melakukan tindak pidana pencurian dalam keluarga sebagaimana dimaksud dalam unsur pasal 367 ayat (2) KUHP,”ujarnya.(Cr62)