BP4D Beltim Selesaikan RIPP

by -36 views
BP4D Beltim Selesaikan RIPP
BP4D Beltim Terima Dokumen RIPP belum lama ini.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) telah menyelesaikan penyusunan Rencana Induk Pembangunan Pertanian (RIPP) Kabupaten Beltim. Selanjutnya, RIPP akan diajukan menjadi Rencana Peraturan Daerah (Ranperda) awal tahun 2020 mendatang.

“Selama 2 hari di BP4D marathon mengejar dua kegiatan salam satu rangkaian program paparan laporan akhir rencana induk pembangunan pertanian (RIPP) yang dikerjasamakan dengan Fakultas Pertanian Universitas Jendral Sudirman Purwokerto,” ungkap Kepala BP4D Kabupaten Beltim, Bayu Priambodo, pekan lalu.

BP4D, ungkap Bayu, juga telah menyelesaikan naskah akademis yang akan mengiringi RIPP untuk di Perdakan. Menurut Bayu, RIPP dinilai penting diselesaikan karena paripurna yang diarahkan menuju Prolegda 2020 mengamanatkan hal tersebut.

“BP4D sudah menyiapkan dokumen dan naskah akademis. Jadi diharapkan pada masa persidangan pertama tahun 2020, kita sudah bisa menyusun,” kata Bayu.

Pentingnya RIPP juga disebutkan Bayu sebagai evaluasi program kegiatan di bidang pertanian selama beberapa waktu terakhir. Tingkat keberhasilan program pertanian masih relatif belum maksimal yang ditandai rendahnya panen.

“Selama ini Pemda menggelontorkan program kegiatan di bidang pertanian dimulai tanaman pangan, perkebunan dan peternakan. Namun kita sendiri belum memiliki karakteristik tanah yang cocok untuk berbagai jenis komoditi. Akhirnya karena tidak cocok ditanam sawah tapi ditanam sawah malah tidak panen optimal. Tidak cocok untuk tanaman musiman, ditanami tanaman musiman jadi tidak cocok,” jelas Bayu.

Dikatakan Bayu, penyusunan RIPP yang telah diselesaikan memuat gambaran apa dan bagaimana kondisi tanah di berbagai wilayah di Kabupaten Beltim. Sehingga program kegiatan yang dikucurkan bukan asal tetapi berfokus pada optimalisasi hasil pertanian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *