BP4D Beltim Terima Dokumen RIPP Targetkan Program Tepat Sasaran

by -
BP4D Beltim Terima Dokumen RIPP Targetkan Program Tepat Sasaran

BP4D Beltim Terima Dokumen RIPP Targetkan Program Tepat Sasaran

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) melaksanakan kegiatan penyerahan dokumen dan Ekspos Laporan Akhir, dan Naskah Akademis Rencana Induk Pembangunan Pertanian (RIPP) dari Fakultas Pertanian Universitas Jenderal sudirman.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala BP4D Beltim, Bayu Priyambodo, dihadiri oleh Dekan Universitas Jendral Sudirman DR. Anisur Risyad, M.S, Rabu (27/11) siang kemarin, di Ruang Pertemuan BP4D Beltim. Tampak pula hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Manggar Amirudin, Sekdes serta perangkat Desa se Kabupaten Beltim.

Bayu Priyambodo menyebutkan, kegiatan penyusunan RIPP Kabupaten Beltim tahun 2019 meliputi inventarisasi karakteristik lahan, pemetaan potensi lahan untuk pengembangan dan pembangunan penaman, dan arahan penggunaan lahan untuk pengembangan tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan.

“Penyusunan RIPP ini bertujuan untuk memberikan arahan lokasi, dan menjadi pedoman dasar acuan dalam sistem pertanian yang lebih produktif, aman dan berkelanjutan pada kawasan yang telah ditetapkan berdasarkan pada RT/RW Kabupaten Belitung Timur Tahun 2014-2034,” terang Bayu kepada Belitong Ekspres, Rabu (27/11) petang kemarin.

Lebih lanjut dikatakannya, RIPP memang sudah menjadi program di Bangda, dalam mengawal visi pembangunan daerah Belitung Timur yang maju dan unggul berbasis sumber daya lokal.

“Salah satu sumber daya lokal ini adalah pertanian. Sekitar 15 persen masyarakat kita di sektor pertanian, isu strategisnya, kita banyak mengeluarkan program kegiatan di bidang pertanian dan perkebunan namun kurang tepat sasaran,” ungkap Bayu.

Karena sebelumnya, kata dia, masyarakat tidak mengetahui bahwa tanah tersebut cocok atau tidak untuk menanam. Melalui RIPP ini telah dipetakan zona di setiap Kecamatan, sehingga kecamatan tahu tanah yang cocok seperti apa.

“Tahun depan ada penyusunan perda RIPP. ini tidak hanya disusun dengan kajian semata, tetapi kita Perdakan. Sebagai dasar acuan kita untuk Rancangan di bidang pertanian,” tandasnya.

Sementara itu, Dekan Universitas Jendral Sudirman, DR. Anisur Risyad, M.S, sangat berharap dokumen ini bisa dipakai dan betul-betul dipegang menjadi arahan pembangunan daerah. Terutama pembangunan pertanian di Kabupaten Belitung Timur.

“Dokumen ini mahal, artinya memerlukan pemikiran, memerlukan kerja keras kita menyusun dan juga melalui uji laboratorium untuk tanah sampai kepada kajian akademik. Jadi, ini harus bisa dipedomani dan dipakai oleh masyarakat atau oleh pemerintah,” ujar Dekan Universitas Jendral Sudirman DR. Anisur Risyad, M.S.

“Sebetulnya, untuk pengembangan komoditas pertanian masih sangat memungkinkan. Dengan tadi yang dibuat zona-zona itu, dan sekarang pengembangannya mengikuti itu. Kalau dokumen itu dipatuhi, tentu akan lebih baik untuk pengembangan pertanian kita,” imbuhnya.

Editor: Subrata
Reporter: Danny Sugara