Buaya Sungai Mirang Kembali Serang Manusia

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

MANGGAR – Buaya Sungai Mirang Desa Padang Manggar, Belitung Timur kembali menyerang manusia. Sebelumnya, tahun 2013 lalu salah seorang warga juga pernah menjadi korban keganasaran buaya di sungai tersebut.

Kali ini, naas dialami  Imroni (48) warga Jalan Lalang, Desa Lalang Manggar, yang merupakan korban kedua dari terkaman buaya buas itu. Kejadian, berawal saat Imroni ingin mencari udang pada Rabu (15/4) pekan lalu sekira pukul 19.30 WIB di perairan Sungai Mirang, Kecamatan Manggar.

banner 1200x200

Akibatnya terkaman buaya itu, Imron mengalami luka serius dan harus mendapat 70 jahitan. Korban mengalami luka bagian dagu, pipi kanan tepat dekat telinga dan bagian pipi kiri. Selain itu, luka jahitan juga terdapat di bagian lengan, bahu atas tangan kanan korban, pergelangan jari kiri, pergelangan tangan kiri dan bagian punggung belakang korban.

Baca Juga:  Sanem Jamin Stok Kebutuhan Pokok Jelang Lebaran Aman!

Koordinator Tagana Beltim Hidayat saat dikonfirmasi Belitong Ekspres membenarkan adanya kejadian korban terkaman buaya tersebut. Kata dia, korban sebelumnya sudah mendapat perawatan intensif di RSUD Manggar Beltim guna penyembuhan luka serius akibat keganasan buaya Sungai Mirang.

“Korban terkaman buaya ini merupakan kedua kalinya. Sebelumnya tahun 2013 lalu juga pernah ada yang diserang buaya dengan aktifitas sama yakni mencari udang,” ungkap Hidayat kepada Belitong Ekspres, Minggu (19/4) kemarin.

Untuk itu, Hidayat mengatakan, pada hari Rabu (22/4) mendatang, tim akan turun ke lokasi untuk melakukan ritual. “Mungkin rencana Rabu mendatang semua tim akan turun. Termasuk pawang buaya, pemuka adat kampung atau dukun kampung serta Tagana dan masyarakat untuk melakukan ritual kembali di sungai tersebut,” terang pria yang akrab disapa Dayat.

Baca Juga:  Audit dan Evaluasi Total!

Secara umum Dayat belum mengetahui secara pasti penyebab buaya-buaya di sungai kembali berulah anarkis terhadap manusia. “Belum kami belum mengetahui secara pasti mengapa buaya disungai tersebut kembali beringas,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut, Dayat menghimbau kepada masyarakat terutama para pencari udang dengan menggunakan alat songkor dan nelayan agar lebih berhati-hari beraktifitas di kawasan Sungai Mirang. “Pastinya kita harus tetap waspada dan berhati-hati, jangan sampai jadi korban lagi,” pintanya. (feb).

Tags:
author

Author: