Bulan Puasa, 5 Pol PP Ngepam di Hotel

by -

*Antisipasi Masuknya Tamu dari Kafe-Kafe di Belitung
‘*Kafe-Kafe dan Tempat Panti Pijat Harus Tutup Total

TANJUNGPANDAN-SatPol PP Kabupaten Belitung akan menerjunkan lima orang personilnya di setiap hotel. Ha tersebut untuk mengantisipasi masuknya pengunjung dari Kafe-kafe ke hotel tersebut. Dengan upaya itu, masyarakat Belitung diharapkan tidak akan mengunjungi kafe selama bulan puasa.

Kasatpol PP Kabupaten Belitung Alkar mengatakan, dia sudah memprogramkan kegiatan ini. Rencananya, saat bulan puasa anggota sudah disebar ke Hotel-hotel terbesar di Belitung untuk ngepam (pos) di lokasi.

Kata Alkar, dia sudah menegaskan selama bulan puasa, Kafe-kafe dan tempat pijat harus ditutup total. Kecuali, Hotel-hotel yang ada di Belitung. Sebab, mereka akan menerima tamu dari luar Belitung.

“Ada pengecualian dari hotel. Hotel diizinkan untuk membuka kafe, dengan sejumlah persyaratan di antaranya buka setelah sholat tarawih, dan hanya tamu hotel yang bisa masuk,” kata Alkar.

Untuk, Kafe-kafe dan Panti Pijat di Belitung Alkar kembali menegaskan, dia meminta agar benar-benar tutup saat bulan puasa. Dia akan menindak tegas apabila ada kafe dan panti pijat nekat buka pada bulan puasa.

“Jika mereka (pemilik kafe dan panti pijat) nekat buka di bulan puasa, kita akan langsung bubarkan adanya aktifitas kegiatan itu. Dan kemungkinan kita akan tutup kafe itu,”pungkasnya.

Sementara itu, salah satu pemilik kafe di Kawasan Dukong mengatakan, dirinya menyatakan tutup selama bulan puasa. Bahkan, pemilik kafe berinisial R ini sudah memulangkan biduan-biduannya ke kampung halamannya.

“Kita sudah pulangkan para penyanyi. Rencana, kita akan buka kembali setelah lebaran. Kami menghormati umat islam,” katanya.

Terpisah, salah satu panti pijat di Dukong juga menyatakan tutup lantaran pegawainya pada pulang kampung. “Kita tutup selama bulan puasa, dan kita hanya buka dengan pengobatan alternatif seperti bekam (sedot darah kotor),”katanya. (kin)