BUMD Sewa Gedung ke Blue Bird, KNPI Berang

by -

PANGKALPINANG – Komite Nasional Pemuda Indonesia Bangka Belitung (KNPI Babel), merasa kecewa terhadap sikap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan  Bangka Belitung yang seolah menyetujui Badan usaha milik daerah (BUMD) melakukan sewa gedung yang seharusnya diperuntukkan sebagai gedung pemuda tersebut.
Sekretaris Jenderal (sekjen) KNPI Babel, Wahyu Gusna mengatakan, awal mulanya gedung tersebut diperuntukkan sebagai gedung pemuda yang dikelola oleh Dispora Babel, karena belum ditempati KNPI, gedung tersebut dipinjampakaikan untuk Poltekkes Kemenkes Babel.
Namun setelah kosong dan tak ditempati, KNPI mengajukan izin pinjam pakai gedung ke Gubernur Babel dengan mekanisme surat melalui TU pimpinan, dan ternyata sejak adanya surat keputusan (SK) Gubernur yang dianggap tidak sah (siluman) itu beredar di BUMD, gedung tersebut sudah ditempati BUMD untuk kantor Taxi Blue Bird.
“Kami sudah cek ke biro umum, dan biro hukum, TU pimpinan juga, mereka tidak mengetahui kalau ada surat izin peminjaman gedung dari BUMD, dan di SK yang kami dapat, BUMD mengajukan itu 02 november 2015 lalu, lebih duluan kami yang mengajukan 21 Oktober 2015,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (7/12) kemarin.
Wahyu meyakinkan, SK yang dimiliki BUMD, itu tidak mengikuti mekanisme izin pinjam pakai gedung yang seharusnya, karena disitu tidak ada stempel sah dari TU pimpinan. “Sudah lama kami ingin menempati gedung itu, tapi karena masih digunakan Poltekes, ya kami mengalah. Sekarang ketika kami ingin menempati gedung yang dibangun sebagai gedung pemuda, ternyata sudah diduduki BUMD dan disewakan ke Blue Bird,” ujarnya dengan nada kesal.
Menurut Wahyu, pihaknya tidak mempermasalahkan perusahaan taxi Blue Bird, karena KNPI menyambut baik ada taxi bluebird masuk di Babel, yang KNPI inginkan, BUMD dapat memberikan penjelasan mengenai hal tersebut. “Kami ingin tau SK yang dimiliki BUMD itu, karena SK yang kami miliki sudah  melalui alur dan mekanisme yang benar. Dan kami tidak akan mengalah untuk menempati gedung lain, kalau harus mencari gedung lain, kami minta BUMD yang mencari gedung lain, karena gedung ini diperuntukkan untuk pemuda, bukan untuk BUMD,” tandasnya.(eza)