Bungkus Kopi Bisa Jadi Tas Yang Cantik

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

    “Bagus sekali tas ini, dari apa bahannya,” tanya Wakil Bupati (wabup) Bangka, Rustamsyah ketika melakukan peninjauan sesuai melaunching bank sampah di Kelurahan Bukit Betung Sungailiat. Puluhan tas yang dipamerkan di lingkungan RT 10 Bukit Betung itu merupakan hasil kreasi dari daur ulang dari bungkus kopi sachet.
    “Kita kumpulkan, bersihkan sehingga tampak baru dan kita olah dengan menjahit dan membentuk pola tas untuk digunakan bahan bawaan barang belanjaan ke pasar,” ungkap salah satu ibu yang tergabung dalam forum RT peduli lingkungan kelurahan Bukit Betung Sungailiat.
    Selain bungkus kopi, tas-tas kreasi buatan ibu-ibu ini bisa dibuat juga dari kertas semen yang telah diwarnai dan menarik. “Yang ini bagus sekali, menarik dan bisa dijual dengan harga tinggi,” ungkap Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangka, Hj. Mina Tarmizi ketika menghadiri launching Bank Sampah, Rabu (17/6) yang lalu.
    Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, Asep Setiawan mengatakan kreasi ibu-ibu dengan membuat tas dan juga kerajinan lainnya merupakan aplikasi dari kunjungan kerja ibu-ibu PKK beberapa waktu yang lalu ke Yogyakarta dan Surabaya. “Kita lihat mudah, dan kita lakukan untuk masyarakat, dan hasilnya juga baik,” ungkapnya.
    Dengan adanya bank sampah ini lanjut Asep, masyarakat terutama di lingkungan sekitar bisa memanfaatkan sampah sehingga bisa didaur ulang. “Kita pilah nantinya, mana yang bisa di daur ulang mana yang bisa dijadikan kompos,” tukasnya. (rel)

author

Author: