Buntut Pembakaran Ponton TI

by -

Merasa Terancam, Landa Lapor Polisi

PANGKALPINANG – Buntut dari pembakaran aktifitas Tambang Inkovesional (TI) di Sungai Pangkal Arang Kecamatan Taman Sari Pangkalpinang, berujung pengancaman terhadap warga sekitar.
Salah satunya Landa (50), yang merasa terancam dengan aksi yang dilakukan pengusaha TI, Aing, Jp dan salah satu oknum anggota berinisial C. Atas kejadian yang menimpanya itu, pria asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ini langsung mendatangi Mapolres Pangkalpinang, Rabu (26/8) sekitar pukul 14.00 WIB guna melaporkan hal tersebut.
“Tadi siang saya didatangi tiga orang, di antaranya Aing Jp dan Oknum Anggota yang berinisial C untuk menanyakan kasus pembakaran ponton tambang beberapa hari lalu. Mereka menudu saya yang membakarnya dan mengancam saling bakar,”Kata Landa.
“Waktu pembakaran saya ada di lokasi itu, pak saya jujur. Namu saya tidak ikut dalam melakukan pembakaran tersebut, itu kan semua tahu pembakaran itu dilakukan tim gabungan,” ucap Landa.
Diungkapkan Landa, dirinya sangat terancam dengan kedatangan ketiga pria tersebut ke kediamannya. “Yang jelas saya sangat terancam sekali dengan kedatangan Anggota, preman dan pengusaha itu. Tadi mereka sempat bilang awas nanti sama-sama rugi,” ujarnya meniru perkataan Aing.
Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Raspandi, saat di konfirmasi sejumlah wartawan di ruangannya mengatakan pihaknya akan menurunkan tim untuk melakukan penangkapan terhadap bersangkutan. “Nanti kami akan turunkan tim, untuk di tindak lanjuti. Aing kan masih dalam proses kami kenapa masih berbuat ulah, yang jelas akan kami tindak tegas. Yang bersangkutan.”Pungkasnya. (Ode)