Bupati Basel Sambangi ESDM

by -

TOBOALI – Pejabat Bupati Bangka Selatan (Basel), Huzarni Rani akan menyambangi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna membahas permasalahan pertambangan menggunakan TI Tower dikawasan laut Sukadamai dan sekitarnya. Huzarni datang ke Kantor Kementerian ESDM bersama pihak–pihak terkait seperti PT Timah, Polres Basel dan TNI AL. Dirinya menjelaskan, kedatangannya untuk mencari win-win solution terkait tambang tersebut. Pasalnya, pihak penambang ingin terus bekerja diperairan Basel namun hal tersebut bertentangan dengan keluarnya UU baru.
“Kita coba mencari titik temu masalah TI ini dengan PT Timah. Prinsipnya PT Timah sepakat menampung TI Tower tersebut. Senin (7/9) akan kesana (Kementrian SDM-red) minta dispensasi ke Kementrian,” ucap Huzarni usai rapat TI Tower di aula Bapedda Basel, Kamis (3/9). Huzarni menegaskan desakan dari para penambang sendiri sudah sangat jelas agar para penambang dapat melakukan kemitraan dengan PT Timah selaku pemenang IUP OP melalui BUMD atau BUMS setempat yang merupakan koordinator para pemilik TI Tower. “Kita coba melalui kemitraan PT Timah. Karena PT Timah ini sebagai BUMN yang menyediakan PIP sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan, baik itu masalah K3 atau TI akan dirubah denga plat dan sebagainya. Saya minta juga kepada pihak penambang TI Tower itu harus komitmen untuk tidak turun ke laut karena hal ini perlu proses atau keputusan ini memakan waktu bisa sebulan bahkan setahun,” jelasnya.
Sementara Kepala Unit Produksi Laut PT Timah, Adang mengatakan akan dilakukan pertemuan kembali untuk membahas kemitraan penambang TI tersebut. “Ya kita tadi mengikuti hasil rapat dan akan ke Kementrian SDM terutama bagaimana hal – hal kemitraan dan bagaimana masalah K3 ya,” jelasnya.
Adang menambahkan, PIP darat tersebar di kecamatan se Basel sesuai dengan wilayah IUP PT Timah. PIP Laut itu meliputi wilayah laut Permis,Toboali dan sekitarnya dan laut Tanjung Kubu sesuai dengan wilayah IUP. Dimana PIP darat untuk tahap awal dibutuhkan 20 unit PIP tersebar diseluruh kecamatan. Sedangkan PIP laut untuk tahap awal dibutuhkan diwilayah laut Permis sebanyak 20 unit, laut Toboali 30 unit dan wilayah tanjung kubu sebanyak 20 unit dengan total yang dibutuhkan 100 unit PIP.
“Nanti ada perubahan spek yang sudah ditentukan dari TI ke PIP. Nantinya pemilik PIP adalah badan usaha atau perorangan yang memiliki tanggungjawab pengoperasian PIP dan itu dibawah binaan BUMD atau BUMS setempat,” jelasnya. Dalam perkiraan asumsi produksi bijih timah dari TI Apung Tower tersebut, jika 1 unit TI Apung Tower berproduksi rata-rata 40 kg SN per hari, maka jika 100 unit TI Apung Tower per bulan (25 hari kerja) akan berproduksi 100 kg bijih timah. Jika dibanding timah Rp 92.000/kg maka 100.000 kg bijih timah akan menghasilkan Rp 9,2 milyar per bulanya. Dalam rapat tertutup dipimpin Pejabat Bupati Basel, Huzarni Rani didampingi PLT Sekda Basel Achamd Ansori. Hadir dalam rapat tersebut Kapolres Basel AKBP U Zainuddin, Dan Pos AL Toboali Letda Atit Wibowo, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Basel Hasbi. (bim)