Bupati Belitung Tegaskan Tak Ada Pemindahan PPN, Hanya…

by -
Bupati Belitung Tegaskan Tak Ada Pemindahan PPN, Hanya...
Bupati Belitung H. Sahani Saleh yang didampingi Kepala Dinas Perikanan, Firdaus Zamri memberikan keterangan kepada wartawan.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Bupati Belitung H. Sahani Saleh menegaskan tidak akan ada pemindahan Pelabuhan Perikanan Nusantara ( PPN) Tanjungpandan, namun itu hanya penambahan kawasan perikanan baru.

“Di sini ( PPN) tidak akan dikembangkan lagi, tapi di lokasi yang baru (daerah Munsang, Sungai Padang, Sijuk) akan dijadikan kawasan (perikanan) terbaru,” kata Bupati Belitung kepada Belitong Ekspres, Selasa (13/4) kemarin.

Menurutnya, saat ini lahan PPN Tanjungpandan tidak memungkinkan untuk dikembangkan menjadi Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS). Sebab, minimal 20 hektar sedangkan lahan yang ada tidak sampai 10 hektar.

“Sisi lainnya sedimen di sini (PPN Tanjungpandan) tinggi yakni per tahun 20 sentimeter. Bayangkan selama setahu berarti 10 tahun sekitar 2 meter, apalagi rencana pengerukan terjadi permasalahan,” jelas Bupati yang akrab disapa Sanem.

Apalagi kata dia saat ini nelayan terus bertambah. Oeh sebab itu kedepannya untuk pengembangan ke arah industri perikanan seperti ikan Juwi diolah jadi ikan sarden, ikan yang fillet dibawa ke Singapura kembali sudah berbentuk bakso. Kedepan industri rersebut akan dikembangkan di lokasi itu nantinya. “Kita berpikir kedepan meningkat potensi, di samping juga menambah tenaga kerja baru,” sebutnya.

Maka dari itu, berencana membuka kawasan baru karena Lokasi PPN sudah tidak memungkinkan lagi. Sanem kembali menegaskan, itu bukan memindahkan tetapi membuka kawasan baru. Sebab, pelabuhan sudah ada di sana (arah utara) tinggal meningkatkan.

“Otomatis nanti ikan dari mana saja, di samping berlabuh di sini, bisa juga dibawa ke sana dan nelayan tinggal milih. Dan akan jadi persaingan harga, yang tentunya akan meningkatkan harga ikan nelayan itu sendiri,” paparnya.

Di sisi lain kata dia, ada rencana pengembangan ekspor kedepan, sehingga hal itu merupakan suatu pengembangan di sektor kelautan. Kemudian di lokasi Munsang akan terjadi pusat pertumbuhan perekonomian baru dari sektor kelautan. “Nah kita bukan mindahkan, tetapi nambah kesana, dan otomatis akan pusat kehidupan di sana,” bebernya.

Terkait rencana itu, lanjut Sanem seluruh jajaran masih melakukan pengkajian, karena lokasi lahan masih tanah kosong. Meskipun berbagai status, tapi jika sudah menjadi kebutuhan nasional, akan segera diselesaikan.

Sementara itu kepala Dinas Perikanan Kabupaten Belitung Firdaus Zamri mengatakan, Kementrian Kelautan Perikanan ( KKP) sangat mendukung penuh rencana tersebut. Pasca Bupati Belitung bertemu dengan Menteri KKP, tim mereka sudah berapa kali melakukan peninjauan.

“Sudah berapa kali dari KKP baik dari eselon satu, di bawahnya dan timnya turun juga, nah ini merupakan keseriusan untuk mengembangkan perikanan di sini. Jika melihat di Bali, ada 2 kawasan yakni satu untuk perkantoran dan satunya untuk operasionalnya. Bisa jadi seperti itu, tapi masih kajian dari mereka (KKP),” sebutnya. (dod)