Bupati Beltim Pantau Harga Daging, Loka POM Belitung Periksa Pangan 

by -
Bupati Beltim Pantau Harga Daging, Loka POM Belitung Periksa Pangan 
Kepala Loka POM Belitung Singgih Prabowo memberikan penjelasan kepada Bupati Beltim dan Forkopimda tentang teknis pemeriksaan pangan olahan oleh petugas Loka POM.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Bupati Beltim Burhanudin dan Wakil Bupati Khairil Anwar memantau harga kebutuhan pokok di pasar Lipat Kajang Manggar, tiga hari sebelum Idul Fitri, Senin (5/10). Pantauan juga didampingi jajaran Forkopimda Beltim.

“Hari ini kita memantau harga kebutuhan menjelang lebaran. Khusus harga daging sapi dijual dengan antara Rp160 ribu – Rp170 ribu dari semula Rp180 ribu. Daging sapi sudah mulai banyak dijual, mudah-mudahan akan ada penurunan,” ujar Burhanudin.

Ditanya harga eceran tertinggi (HET) yang dikeluarkan Gubernur dengan harga jual daging sapi di tingkat pedagang, Bupati Burhanudin menyatakan Pemerintah daerah telah melakukan operasi pasar daging murah untuk menekan harga. Menurutnya, apabila ada penyimpangan maka penindakan sepenuhnya diserahkan pada Satgas Pangan.

Sementara itu, terkait pemastian bahan pangan bebas dari bahan berbahaya, Bupati Burhanudin menyatakan sejauh hasil pemeriksaan menunjukkan hasil negatif. Artinya bahan pangan yang dijual di pasar Manggar aman dikonsumsi masyarakat.

Kepala Loka POM Belitung, Singgih Prabowo menjelaskan kegiatan intensifikasi menjelang hari raya merupakan rutinitas Loka POM untuk memastikan pangan olahan yang dijual bebas dari bahan-bahan berbahaya.

“Hari ini kami melakukan intensifikasi menjelang hari raya. Sebagimana kita ketahui dua hari lagi kita akan memasuki idul fitri dan kita mengantisipasi masuknya bahan makanan yang mengandung bahan berbahaya sepeeti formalin, borax, rhodamin B dan biotanol,” ujar Singgih.

Singgih mengatakan ada sebanyak 61 sampel makanan yang diperiksa dan dipastikan aman konsumsi.

“Alhamdulillah dari sampel yamg kita ambil sampai sejauh ini negatif dari bahan berbahaya. Jadi kita pastikan produk-produk yang ada di Beltim yang kami sampling itu negatif artinya aman,” tukasnya. (msi)