Bupati Beltim: Tantangan Jadi Orang Tua Zaman Now Jauh Lebih Berat

by -
Bupati Beltim: Tantangan Jadi Orang Tua Zaman Now Jauh Lebih Berat
Burhanudin memukul gong sebagai tanda lanuching PUSPAGA "Bersinar" Kabupaten Beltim

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Pengasuhan memegang peran yang sangat penting dalam sebuah keluarga dan akan menentukan baik buruknya karakter seorang anak kelak. Disisi lain, menjadi orang tua di zaman now (sekarang) memiliki tantangan yang lebih berat daripada menjadi orang tua zaman dahulu.

Salah satu faktor tantangan menjadi orang tua adalah adanya perubahan lingkungan dan kemajuan teknologi yang begitu cepat. Oleh karenanya, orang tua harus lebih memahami pola asuh dan tumbuh kembang anak.

Bupati Belitung Timur (Beltim) Burhanudin mengungkapkan, kegagalan keluarga dalam melaksanakan tanggungjawab pengasuhan dikhawatirkan akan menyebabkan anak berada dalam kondisi rentan dan beresiko mengalami kekerasan, eksploitasi, penelantaran dan perlakuan yang salah.

Berdasarkan Undang-Undang nomor 10 tahun 1992 tentang Kependudukan dan Peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 1994 disebutkan bahwa terdapat 8 fungsi keluarga yang perlu dioptimalkan. Yaitu fungsi agama, sosial budaya, cinta kasih, melindungi, reproduksi, pendidikan, ekonomi dan pembinaan lingkungan.

“Kita semua yang hadir pada kesempatan ini harus menjadi pionir dalam mewujudkan tatanan keluarga yang sadar akan pentingnya penguatan ketahanan moral demi mewujudkan keluarga idaman,” ungkap Burhanudin saat melaunching dan meresmikan PUSPAGA “Bersinar” di Auditorium Zahari MZ, Selasa (16/3).

Perlu diketahui, PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga) merupakan program unggulan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Program ini merupakan wujud kepedulian dalam meningkatkan perlindungan dan pengasuhan terhadap hak anak.

Adapun beberapa program PUSPAGA adalah pendidikan/pengasuhan, keterampilan menjadi orang tua dan melindungi anak, kemampuan meningkatkan partisipasi anak dalam keluarga maupun penyelenggara program konseling bagi anak dan keluarga.

“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung berdirinya PUSPAGA “Bersinar”. Keberadaan PUSPAGA sangat penting sebagai upaya untuk memproteksi dan menyikapi ragam permasalahan yang dihadapi keluarga,” ujar Bupati Burhanudin.

Orang nomor satu di Pemkab Beltim itu juga menginginkan keberadaan PUSPAGA dapat menjadi motor penggerak sekaligus teladan dalam mendorong terwujudnya keluarga yang harmonis dan anti terhadap tindak kekerasan dalam rumah tangga.

“Saya berharap agar pembentukan PUSPAGA nantinya dapat dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga Desa. Sehingga pendampingan yang dihadapi keluarga dapat lebih masif,” harap Bupati Burhanudin.

Tak kalah pentingnya, Bupati Burhanudin ingin memastikan pelibatan unsur PUSPAGA haruslah orang-orang yang memiliki komitmen dan kepedulian tinggi terhadap peningkatan kualitas keluarga.

“Karena akan menjadi tidak pas jika pengurus atau petugas PUSPAGA adalah mereka yang tidak memiliki komitmen terhadap upaya ketahanan dan peningkatan kualitas keluarga,” kata Bupati Beltim yang akrab disapa Aan.

Selain launching dan peresmian PUSPAGA, disaat bersamaan juga digelar seminar dan workshop penguatan PUSPAGA bagi petugas di Kabupaten Belitung Timur. Narasumber kegiatan terdiri dari Kementerian PPPA dan praktisi konselor di Belitung maupun Beltim. (msi)