Bupati Janji Fasilitasi Kebutuhan Pokja

by -

*Kantor Pokja Wartawan Beltim Diresmikan

foto A. Peresmian Kantor Pokja Wartawan Beltim

ket foto : Bupati Beltim, Basuri T Purnama, saat meresmikan Kantor Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Beltim, didampingi oleh Ketua DPRD Beltim, Tom Haryono Harun dan Ketua Pokja Wartawan Beltim, Niza Karyadi.

MANGGAR – Bupati Belitung Timur (Beltim) Basuri T Purnama, sejak lama menantikan beroperasi gedung Pokja Wartawan Beltim. Ia berjanji akan membantu memfasitasi kebutuhan Pokja bila kantornya telah beroperasi. Ha itu diungkapkan Basuri pada saat meresmikan beroperasinya Gedung Kantor Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kabupaten Beltim, Senin (9/3) siang kemarin.

Peresmian kemarin ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati, didampingi ketua DPRD Beltim, Tom Haryono Harun dan Ketua Pokja Wartawan Beltim Niza Karyadi.

“Saya sudah lama menanti-nantikan beroperasinya Pokja wartawan ini, malah sejak tahun 2008 gedung ini berdiri hingga saat ini. Nanti silahkan kawan-kawan dari Pokja berkoordinasi dengan Bagian Humas Pemda Beltim, jika ada kebutuhan Pokja, seperti komputer, jaringan internet dan lain-lain,” ungkap Basuri dalam sambutannya.

Bupati berharap dengan adanya Pokja dapat menjadi wadah berkumpulnya informasi dan wartawan dari seluruh Beltim. Ia ingin wartawan di Kabupaten Beltim profesional dan dapat menjadi telinga serta penyampai informasi yang kredibel dan terpercaya bagi masyarakat.

“Wartawan itu harus yakin dengan apa yang akan dia beritakan. Kalau ragu mending jangan ditulis, biar tidak terjadi kerancuan di masyarakat. Fungsi wartawan sebagai kontrol sosial harus benar-benar dijalankan. Kami dari pemerintah daerah tidak akan mencampuri apa yang akan diberitakan, tapi kami minta wartawan sebaiknya konfirmasi sehingga berita akan berimbang, beritakan apa adanya,” ujar Basuri.

Sementara itu, Ketua Pokja Wartawan Niza Karyadi dalam sambutannya menekankan dalam demokrasi saat ini, pers semestinya berpihak kepada publik, bukan terhadap kekuatan politik atau pihak yang memiliki modal besar. Ia menilai sekarang ini sudah berkembang pers ‘abal-abal’.

“Hal ini sangat memprihatinkan karena tingkah laku abal-abal tidak hanya ada di pers abal-abal. Tetapi juga dapat menghinggapi pers yang secara normatif memenuhi syarat sebagai pers tetapi bertingkah laku abal-abal. Salah satu wujud abal-abal yaitu pers yang membuat berita untuk mengancam, memeras, atau bentuk-bentuk manipulasi lainnya,” terang Karyadi sapaan akrabnya.

Karyadi melihat peranan pers daerah adalah bagaimana memberikan makna profesi wartawan dan melaksanakan pers untuk membangun berbagai kemajuan pembangunan daerah.

Acara peresmian gedung Pokja yang dirangkai dengan Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke 37 ini berlangsung di halaman Kantor Pokja Wartawan, Komplek Perkantoran Terpadu Kabupaten Beltim. Acara dihadiri oleh Forkominda Kabupaten Beltim, pimpinan SKPD, para pengusaha, dan perwakilan LSM di Kabupaten Beltim.

Dalam acara peresmian ini juga, panitia Peringatan HPN Kabupaten Beltim sekaligus membagikan hadiah Lomba Menulis Cerpen Tingkat Pelajar SMP dan SMA/ SMK serta Lomba Fotografi Tingkat Pelajar SMP/MTs dan SMA/SMK. (feb)