Bupati Paparkan Potensi Belitung, Dudes RI untuk Sinegal Tertarik Komoditi Lada

by -
Bupati Paparkan Potensi Belitung, Dudes RI untuk Sinegal Tertarik Komoditi Lada
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Senegal, Mansyur Pangeran, saat mengunjungi kebun lada di Belitung, Sabtu (04/01/2020).

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Bupati Belitung Sahani Saleh memaparkan sejumlah potensi daerah berbagai sektor di Kabupaten Belitung di hadapan Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Senegal Mansyur Pangeran. Pemaparan tersebut dilakukan ketika selesai jamuan makan siang di RM Kampong Belitong, Sabtu (04/01/2020).

Dalam paparannya, Sahani Saleh menitikberatkan pada 3 sektor unggulan. Yaitu Pariwisata, Perikanan dan Perkebunan. Namun dirinya tidak membatasi jika ada peluang kerjasama di sektor lainnya, seperti pertambangan dan perhubungan.

“Ya memang saat ini, kita menitikberatkan pada 3 sektor, yakni Pariwisata, Perikanan dan Perkebunan. Namun bukan berarti membatasi peluang di sektor lainnya,” kata Bupati Belitung yang karib disapa Sanem.

Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Senegal Mansyur Pangeran, tertarik dengan sejumlah potensi daerah terutama di sektor Perkebunan dan Perikanan usai mendengarkan paparan dari Bupati Belitung.

Dirinya mengungkapkan bahwa sejumlah pengusaha besar yang bermitra dengan kedutaan di Senegal mengimpor Lada sebanyak 20-40 kontainer setiap bulannya. “Ada rekanan kita di Afrika Barat yang mengimpor 20-40 kontainer lada hitam setiap bulannya,” ungkapnya.

Menurutnya, perkebunan Lada di Belitung menjadi salah satu sektor yang cukup menjanjikan, mengingat saat ini ada permintaan lada hitam yang cukup besar dari negara-negara kawasan Afrika Barat. “Saat ini ada permintaan lada hitam yang cukup besar dari negara-negara kawasan Afrika Barat,” ujarnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan ekonomi di Kabupaten Belitung. Yaitu, menjadi penghubung antara pengusaha di Kabupaten Belitung dengan pengusaha yang ada di negara-negara kawasan Afrika Barat.

Editor: Yudiansyah
Reporter: Doddy Pratama