Bupati Tampil, Jadi ajang Reuni Musisi Lawas Belitong

by -

Seru, Acara Ngirup Kopi Kan Ngedengar Lagu Nostalgia

foto A- ngirup kopi nostalgia

Foto A:

Suasana penuh keakraban dan menghibur di panggung KV Senang.

TANJUNGPANDAN-Acara Ngirup Kopi Kan Ngedengar Lagu Nostalgia dalam rangkaian kegiatan Gerhana Matahari Total (GMT) di KV Senang, Jumat (11/3), malam berlangsung meriah. Tak kurang seribu warga menonton acara yang dijadikan kegiatan syukuran atas suksesnya gelaran even GMT 2016 di Belitung, pekan lalu.Suasana malam itu terlihat penuh keakraban dan seru karena banyak spontanitas yang naik ke atas panggung. Di antaranya Bupati Belitung Sahani Saleh yang tampil bersama istri bersenandung di atas panggung. Nampak ikut juga bernyanyi Kepala Dinas Kesehatan dr Suhendri dan perwakilan Polres Belitung serta DPRD Belitung.Selain itu, kegiatan yang menjadi ajang reuni para musisi Belitong di era tahun 80an dimeriahkan sejumlah biduan di eranya. Sejumlah lagu nostalgia dinyanyikan spontan dengan diiringi grup band dengan digawangi musisi Belitong Joni Rodit dan Sidik. Para personil dari grup band macam Billiotnik, Karamos dan Cahaya Malam tampil memukau di hadapan tamu undangan dan penikmat musik nostalgia Belitung yang rata-rata kini sudah berusia kepala lima hingga tujuh.”Kami sangat senang bisa berkumpul dan bernostalgia bersama rekan-rekan. Saya ucapkan terimakasih kepada Bupati Belitung yang membuat acara ini, semoga kegiatan ini terus diadakan” ujar Sidik “Sinting”.Selain Cahaya Malam, juga ada grup musik yang sempat populer di tahun 80 an, yakni Billitonik Band. Band ini merupakan bentukan dari PT Timah dengan pimpinan Joni Rodit yang kini banyak bermusik di Jakarta.Bupati Belitung Sahani Saleh mengatakan, acara ini merupakan bentuk syukur atas suksesnya kegiatan GMT di Belitung. “Kegiatan ini untuk mempersatukan seniman di Belitung. Saya berharap agar para seniman khususnya penyanyi lama agar bangkit dan berkarya kembali di belantika permusikan Belitung,’’ ucap Bupati.”Kami berharap, seniman musik kembali berkarya. Sebab, Belitung akan jadi destinasi wisata nasional dan internasional. Adanya musik sangat dibutuhkan, apalagi jika mengangkat ciri khas musik Belitong yang identik dengan budaya Melayu tentu akan bernilai tinggi,” kata Bupati.(kin)