Bupati Target Penyelesaian Perpanjangan Bandara

by -

//Persiapan Belitung Masuk 10 Besar Titik Wisata Paling Potensial

TANJUNGPANDAN-menanggapi rencana pemerintah pusat menetapkan belitung sebagai salah satu 10 titik wisata paling potensial dan diprioritaskan pengembangannya, Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) mencoba menyiapkan infrastruktur yang baik. Salah satunya, penyiapan perpanjangan landasan bandara Hananjoeddin

Pria yang akrab disapa Sanem menargetkan perpanjangan landasan bandara tersebut bisa selesai tahun 2017 atau 2018 mendatang.

“Kita mengejar sampai 2800. Kita targetkan 2017-2018 la selesai semua, termasuk kedatangan keberangkatan,” kata Sanem kepada Belitong Ekspres, Rabu (16/9) kemarin.

Selain perpanjangan landasan bandara, Ia juga menyebut terus akan memperbaiki kualitas jalan di Belitung. Sperti pelebaran jalan ke arah Kecamatan Membalong dan ke arah Kecamatan Sijuk.
“Sebagaimana target tahun 2016, untuk Kecamatan Tanjungpandan dan Sijuk kita selesaikan, termasuk Badau la. Untuk Sijuk kita akan lakukan pelebaran dari Sungaipadang tembus ke Cendil,” ujarnya.

Terpisah Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Belitung Oscar Yolanda mengatakan, Dinas PU memang punya program ke depan untuk pelebaran jalan yang disampaikan bupati. Sebab, menurutnya ada beberapa jalan yang belum standar, minimal harus 5,5 meter.
“Karena ada jalan tertentu, jalan utama, misal jalan Simpang Rusa Air Kundur, Simpang Empat Sijuk. Kami akan lakukan pelebaran,” terangnya.

Dinas PU juga akan berkoordinas dengan Dinas PU Provinsi Bangka Belitung, karena beberapa jalan yang belum memenuhi standar 5,5 meter di antaranya ada jalan provinsi. “Mudah-mudahan dari propinsi mereka menganggarkan sendiri untuk pelebaran,” ujarnya.

Secara keseluruhan berdasarkan data terakhir 78 persen jalan di Belitung¬† baik, sisanya sedang dan rusak ringan. “Tapi kalau mantap 90 persen sih mantap,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah pusat menetapkan Kabupaten Belitung sebagai salah satu 10 titik wisata paling potensial dan diprioritaskan pengembangannya. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan, penentuan lokasi ini dilakukan untuk meningkatkan target wisatawan menjadi 20 juta dalam waktu lima tahun.
“Kita fokus di 10 lokasi wisata yang paling potensial untuk tingkatkan jumlah wisata. Supaya ada momentum di dalam penciptaan tourism,” kata Menko Kemaritiman Rizal Ramli, di Jakarta, Senin (14/9).
Lebih rinci Rizal mengatakan, kesepuluh tempat wisata yang dianggap potensial tersebut antara lain, Tanjung Lesung, Mandalika, Morotai, Danau Toba, Kepulauan Seribu, Labuhan Bajo, Jogja, Wakatobi, Belitung, dan Bromo. Bahkan Rizal mengaku pemerintah telah menyiapkan road map untuk membangun kesepuluh kawasan ini. Misalnya Danau Toba,ingin dijadikan Monaco-nya Asia. (ade/jpnn)