Bupati-Wabup Safari Ramadan di Dukong

by -

*Bagikan Kartu Jamkesmas dan Sembako

 TANJUNGPANDAN–Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung menyelenggarakan Safari Ramadhan dan Buka Puasa Bersama di Masjid Al-Jannah Desa Dukong Kecamatan Tanjungpandan, kemarin (23/6). Hadir dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem), Wakil Bupati Belitung Erwandi A. Rani, Asisten II Setda Kabupaten Belitung Jasagung Haryadi, Sekretaris Dewan DPRD Kabupaten Belitung Thohari Warsito, Plt Camat Tanjungpandan Fithrorozi, Kapolres Belitung yang diwakili oleh Kompol Ferry Arnadi.

Lantas hadir pula, Kapolsek Tanjungpandan yang diwakili Wakapolsek Iptu Wendi Indrayudha, Kasatpol PP Belitung Alkar, Plt Kepala Desa Dukong Masyadi. Nampak juga perwakilan unsur Forkominda Belitung, perwakilan dinas dan instransi terkait, serta warga masyarakat Desa Dukong.

   Acara dimulai dengan pembagian sembako dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Belitung kepada para dhuafa yang ada di lingkungan Desa Dukong. Selanjutnya acara buka bersama-sama dan diikuti dengan Salat Maghrib berjamaah.

   Usai salat, Bupati Sanem dan para jamaah Masjid Al-Jannah makan takjil bersama-sama sambil beramah-tamah. Setelah itu, dilanjutkan dengan Salat Isya dan Tarawih berjamaah. Aara diisi dengan silaturahmi dan tausiyah ramadhan. Dalam acara silaturahmi, Plt Kepala Desa Dukong Masyadi memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Masyadi memaparkan mengenai kondisi Desa Dukong dari berbagai aspek.

   Dalam sambutannya, Bupati Sanem mengungkapkan mengenai program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang menjadi salah satu program dari Pemda Belitung.

“Program Jamkesmas merupakan upaya Pemda Belitung untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Di akhir kegiatan, Bupati Sanem dan Wakil Bupati membagikan sembako serta kartu Jamkesmas kepada para kaum dhuafa.Sesi terakhir yakni tausiyah ramadhan yang diisi oleh Ustadz Husin. Tema yang diusung dari tausiyah tersebut yakni “Hikmah Bulan Suci Ramadhan”. Ustadz Husin menganalogikan antara orang yang berpuasa dengan kaum dhuafa.

Ia menjelaskan bahwa orang yang berpuasa yakni orang yang tidak makan karena belum waktunya.Sedangkan kaum dhuafa adalah orang yang tidak makan karena tidak ada yang hendak dimakan. “Tujuan dari puasa ialah menanamkan rasa empati antara yang kaya dan yang miskin,” ujar Ustadz Husin. (mg3)