Bupati Yakin akan Prospek Tanjungbatu

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

*Disampaikan Dalam Paripurna DPRD Soal Raperda BUP

TANJUNGPANDAN-Juru bicara Fraksi Partai PDIP Belitung Junaidi Rahman menyoal eksistensi peraturan daerah (Perda) yang mengatur tentang pelaksanaan dan pengawasan izin gangguan dan bangunan gedung serta Pendirian BUP PT Tanjungbatu.
“Apakah ada perda yang mengatur hal itu? dan bagaimana implementasi serta realisasi dari pelaksanaan Perda tersebut selama ini?,” tanya Junaidi yang juga sebagai Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Belitung.
Menanggapi hal ini, Bupati Belitung Sahani Saleh dalam penyampaian jawaban eksekutif atas pemandangan umum Fraksi Selasa (24/2) kemarin, menyatakan, ketentuan mengenai izin gangguan telah diatur dalam Perda Nomor 11 Tahun 1994. Lantas, soal izin mendirikan bangunan juga telah diatur dalam Perda Nomor 14 Tahun 1993 tentang izin mendirikan bangunan.
“Jadi, untuk pelaksanaan dan pengawasannya itu dilakukan oleh satuan Pol PP bersama Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu,” papar Bupati dalam rapat paripurna X masa sidang II DPRD Kabupaten Belitung tahun 2014-2015 Selasa (24/2) di Gedung Dewan.

Baca Juga:  Munandar Rayakan Milad dan Resmikan Posko Relawan

Selain itu, kata Bupati, kedua SKPD tersebut akan melakukan pembinaan dan penertiban bagi yang melanggar izin gangguan dan bangunan gedung. “Konsekuensinya berupa penghentian sementara kegiatan, sambil menunggu terbitnya izin gangguan dan izin mendirikan bangunan,” tegas Bupati.

Ditambahkannya, Jika hal itu tidak di indahkan, maka akan dilakukan pembongkaran sesuai dengan materi muatan yang diatur dalam ketentuan raperda.  Lanjut Bupati, mengenai pendirian BUP PT Tanjungbatu, Bupati mengatakan potensi pelabuhan Tanjungbatu saat ini sangat besar. Hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya investor yang berminat untuk mengelola dan berinvestasi di sisi darat pelabuhan Tanjungbatu. “Pemda sudah melakukan kerjasama dengan investor dalam bentuk penandatanganan MOU,” katanya.

Baca Juga:  Lanud ASH Sukses Gelar Lomba dan Pameran Burung Berkicau

Bupati menyebut, kondisi pelabuhan Tanjungbatu memiliki lahan daratan seluas 76 hektar dengan kedalaman alur 8-13 meter. Selain itu, pelabuhan tersebut juga memiliki dermaga seluas 200X20 meter.
“Dan itu, bisa disandari kapal dengan kapasitas diatas 10.000 DWT. Apalagi, pelabuhan itu berada pada jalur alternatif ALKI 1. Jadi, saya pikir dengan keunggulan yang ada, pasti akan mampu menarik para investor dan pemakai jasa untuk memanfaatkan pelabuhan ini,” tandasnya.(mg2)

Rate this article!
Tags:
author

Author: