Camat Minta Semua Pihak Pantau Lingkungan Sekitar

by -
belitung-edisi-11-januari-2017-camat-tanjungpandan
Camat Tanjungpandan Marzuki

TANJUNGPANDAN-Camat Tanjungpandan, Belitung Marzuki mengaku miris melihat maraknya kasus kenalan remaja yang mengkonsumsi minuman beralkohol (Minol), obat batuk komix, dan Minol jenis arak. Menurutnya, masalah Minol dan penyalahgunaan obat tersebut tentunya dapat menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi mereka.

“Selain merugikan secara materi tentunya moral generasi penerus kita ini juga akan rusak,”ujarnya pada Belitong Ekspres Selasa (10/1) kemarin.

Oleh karena itu, Marzuki berharap semua pihak, mulai dari pemerintahan desa maupun kelurahan dibantu dengan aparat dan lembaga yang ada di desa untuk bersama-sama memantau lingkungan sekitar.

“Untuk melakukan penindakan ada tugas dan bidangnya masing-masing. Namun, pemerintahan desa dan kelurahan bisa melakukan menggawasan di lingkungan sekitar dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menekan masalah kenakalan remaja ini,”katanya.

Menurutnya, bukan tidak mungkin berawal dari mengkonsumsi minol maupun obat yang bisa menimbulkan mabuk kemudian berbuat kriminal sehingga menimbulkan gangguan dan meresahkan warga sekitar.

“Mungkin kebanyakan dari mereka hanya ikut-ikutan saja. Oleh sebab itu peran dari orang tua juga paling penting dalam mengawasi anak-anak mereka, sehingga tidak terjerumus pada perbuatan yang merugikan dirinya maupun orang lain,”jelasnya.

Dikatakanya, selain itu, setiap desa maupun kelurahan bisa memperkuat bidang keagamaan dengan mengajak ajak anak-anak muda ini untuk ikut berperan aktif dalam bidang tersebut. Itu agar generasi muda ini bisa mempunyai pondasi dan mental yang kuat dan tidak mudah terjerumus kepada perbuatan yang negatif.

“Generasi muda adalah generasi penerus kita dan bangsa ini untuk itu pemerintah desa dan kelurahan juga harus ikut memantau lingkungan sekitar. Begitu juga kepada orang tua untuk senantiasa menggawasi anak-anak mereka sehingga hal-hal seperti yang diberitakan ada seorang anak remaja yang meninggal akibat mengkonsumsi obat batuk tidak kembali terulang,”tukasnya.

(mg1)